Rifky Kawit Wicaksono
Universitas Ma'arif Nahdatul Ulama Kebumen

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Karakter dan Kesadaran Sosial Siswa melalui Edukasi Stop Bullying Stop Bullying di SD N Soka Poncowarno Kebumen: Pengabdian Khofifatul Fauziyah; Nurul Nazilah; Sufiatun Hazami; Nanda Karima Faradisa; Safingatul Mustakhiroh; Catur Wijayanti; Bagus Tri Kusuma; Mokhamad Khoerul Anam; Ade Fajar Sodik; Rifky Kawit Wicaksono; Atik Muhimatun Asroriyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7716

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan sosial yang dapat memengaruhi kenyamanan dan kemanan peserta didik dalam lingkungan sekolah. Pengenalan mengenai perilaku bullying sejak jenjang pendidikan dasar diperlukan sebagai langkah preventif untuk membangun kesadaran, empati, dan sikap saling menghargai antar peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai bullying serta meningkatkan kesadaran peserta didik mengenai bentuk, dampak, dan upaya pencegahannya. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri Soka, Kecamatan Poncowarno, Kabupaten Kebumen, dengan melibatkan 75 peserta didik kelas IV, V, dan VI. Metode yang digunakan berupa sosialisasi edukatif dengan pendekatan komunikatif dan interaktif melalui penyampaian materi, tanya jawab, diskusi, serta pengamatan terhadap respon dan partisipasi peserta didik selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi terlaksana dengan baik, tertib, dan kondusif serta memperoleh dukungan dari pihak sekolah. Peserta didik menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif Kegiatan ini dapat menjadi salah satu bentuk edukasi preventif dalam mendukung pembentukan karakter dan menciptakan lingkungan sekolah aman, nyaman, dan kondusif. Keberlanjutan edukasi stop-bullying dengan melibatkan sekolah dan seluruh warga sekolah diperlukan agar nilai-nilai yang diperoleh dapat diterapkan dalam interaksi sehari-hari.