Muhsinah Annisa
Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Berpikir Kritis, Komunikasi, dan Karakter WASAKA melalui Model Problem Based Learning, Think Pair Share, dan Time Token Siti Herdayanti; Muhsinah Annisa
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 2 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i2.1885

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas murid, kemampuan berpikir kritis, kemampuan komunikasi, karakter WASAKA (kerja keras), dan hasil belajar IPAS melalui model PRIME yang mengintegrasikan Problem Based Learning, Think Pair Share, dan Time Token. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan pada 12 murid. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru meningkat hingga mencapai kriteria Sangat Baik. Aktivitas murid meningkat dari 42% menjadi 80% dengan kriteria Sangat Aktif. Kemampuan berpikir kritis mencapai 80% dengan kriteria Sangat Kritis, kemampuan komunikasi meningkat hingga kategori Sangat Terampil, dan karakter WASAKA mencapai indikator keberhasilan secara klasikal. Peningkatan tersebut berdampak pada ketuntasan hasil belajar aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Dengan demikian, model PRIME efektif meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Komunikasi, Dan Karakter Wasaka Muatan Ipas Menggunakan Model Pembelajaran PBL, NHT, Dan Snowball Throwing Pada Kelas V SDN Gambut 2 Elya Nurhaliza Rachim; Muhsinah Annisa
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 2 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i2.1918

Abstract

Belum optimalnya aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, karakter WASAKA, dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS kelas V SDN Gambut 2 disebabkan oleh model pembelajaran yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aspek-aspek tersebut melalui penerapan kombinasi model Problem Based Learning, Numbered Heads Together, dan Snowball Throwing. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam empat pertemuan pada 29 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes, kemudian dianalisis menggunakan persentase klasikal. Pada pertemuan keempat, aktivitas guru mencapai 100%, aktivitas siswa mencapai 86,21%, keterampilan berpikir kritis meningkat signifikan dari 17,24% menjadi 82,76%, keterampilan komunikasi mencapai 82,76%, karakter WASAKA mencapai 82,76%, serta hasil belajar kognitif siswa mencapai ketuntasan sebesar 93,10%. Implikasi praktis penelitian ini memberikan panduan bagi guru sekolah dasar dalam menerapkan strategi pembelajaran inovatif yang berpusat pada siswa untuk mengoptimalkan keterampilan abad ke-21 serta nilai kearifan lokal pada pembelajaran IPAS.