Belum optimalnya aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, karakter WASAKA, dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS kelas V SDN Gambut 2 disebabkan oleh model pembelajaran yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aspek-aspek tersebut melalui penerapan kombinasi model Problem Based Learning, Numbered Heads Together, dan Snowball Throwing. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam empat pertemuan pada 29 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes, kemudian dianalisis menggunakan persentase klasikal. Pada pertemuan keempat, aktivitas guru mencapai 100%, aktivitas siswa mencapai 86,21%, keterampilan berpikir kritis meningkat signifikan dari 17,24% menjadi 82,76%, keterampilan komunikasi mencapai 82,76%, karakter WASAKA mencapai 82,76%, serta hasil belajar kognitif siswa mencapai ketuntasan sebesar 93,10%. Implikasi praktis penelitian ini memberikan panduan bagi guru sekolah dasar dalam menerapkan strategi pembelajaran inovatif yang berpusat pada siswa untuk mengoptimalkan keterampilan abad ke-21 serta nilai kearifan lokal pada pembelajaran IPAS.
Copyrights © 2026