Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KINERJA PROFITABILITAS DAN PERTUMBUHAN LABA PADA PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK PERIODE 2022–2025 Amalia Amalia; Maulana Jauhari; Wanti Wulandari; Eko Edy Susanto
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Vol. 3 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jakpt.v3i4.4105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja profitabilitas dan pertumbuhan laba PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk selama periode 2022–2025 serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perubahan kinerja tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan (Annual Report) PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk periode 2022–2025. Analisis dilakukan melalui perhitungan rasio profitabilitas yang meliputi Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan pertumbuhan laba, kemudian dibandingkan dengan standar rata-rata industri serta diinterpretasikan berdasarkan perkembangan kondisi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja profitabilitas mengalami perbaikan pada tahun 2023, namun menurun secara konsisten pada tahun 2024–2025. Net Profit Margin hanya memenuhi standar industri pada tahun 2023, sedangkan Return on Assets dan Return on Equity berada di bawah standar selama seluruh periode penelitian. Pertumbuhan laba juga menunjukkan pola fluktuatif dan didominasi kontraksi, terutama pada tahun 2025. Penurunan profitabilitas dan pertumbuhan laba dipengaruhi oleh peningkatan beban operasional, investasi infrastruktur digital, tingginya suku bunga pada periode 2022–2024, serta meningkatnya persaingan industri telekomunikasi pascakonsolidasi. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dalam mengelola aset dan ekuitas untuk menghasilkan laba belum optimal, sehingga diperlukan peningkatan efisiensi operasional dan optimalisasi strategi transformasi digital agar kinerja profitabilitas dan pertumbuhan laba dapat berkelanjutan