Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PAYLATER DAN HEDONIC LIFESTYLE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DI TIKTOKSHOP PADA GENERASI Z KOTA MEDAN Jeni Asmidar Gulo; Meliaki Nova Herdiana; Reni Reni; Angel Princesca Tjianardi; Cahya Anisa Tanjung; Alexander Barus
JURNAL MUTIARA MANAJEMEN Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Mutiara Manajemen
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmm.v11i1.6434

Abstract

Latar belakang: Perkembangan teknologi digital dan meningkatnya penggunaan TikTok Shop memengaruhi perilaku konsumsi remaja Generasi Z, terutama melalui fitur paylater dan gaya hidup hedonis yang mendorong keputusan pembelian online. Tujuan: untuk mengidenrtifikasi  sejauh mana penggunaan layanan paylater dan orientasi hedonic lifestyle berkontribbusi terhadap keputusan pembeliian produk melalui Tiktokshop dikalangan remaja Generasi Z Kota Medan.  Metode: Mekanisme penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 96 responden yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji hipotesis, dan koefisien determinasi (R²). Pengolahan data dilakukan menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistics version 29. Hasil :   menunjukkan secara parsial penggunaan paylater dan hedonic lifestyle berpengaruh dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk di TikTok Shop pada remaja generasi Z di Kota Medan. Sementara itu secara simultan penggunaan paylater dan hedonic lifestyle berpengaruh dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk di TikTok Shop pada remaja generasi Z di Kota Medan. Kesimpulan:  kemudahan pembayaran serta gaya hidup yang berorientasi pada kesenangan menjadi faktor penting yang mendorong keputusan pembelian Generasi Z di Kota Medan. Untuk menjaga pola konsumsi yang sehat dan berkelanjutan, penerapan pemasaran digital yang optimal perlu diimbangi dengan penguatan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan.