This Author published in this journals
All Journal Animal Agricultura
Alfonsus I. Malo
Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana, Kupang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Peningkatan Sistem Kesehatan Ternak Berkelanjutan di Lahan Kering Alfonsus I. Malo; Gustaf Oematan
Animal Agricultura Vol 4 No 1 (2026): Animal Agricultura
Publisher : Yayasan Sumber Daya Manusia Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59891/animacultura.v4i1.153

Abstract

Padang rumput lahan kering berperan penting dalam mendukung produksi ternak ruminansia di wilayah semiarid seperti Nusa Tenggara Timur karena menyediakan hijauan pakan sekaligus jasa ekosistem berupa konservasi tanah, penyimpanan karbon, pemeliharaan keanekaragaman hayati, dan pengaturan hidrologi. Namun, tekanan penggembalaan berlebihan, kebakaran berulang, gulma invasif, dan variabilitas iklim berkontribusi terhadap degradasi padang rumput sehingga menurunkan produktivitas hijauan dan daya dukung lahan. Artikel ini merupakan tinjauan pustaka naratif yang menyintesis bukti mengenai strategi konservasi untuk mempertahankan fungsi ekologis dan produktif padang rumput lahan kering. Strategi yang dikaji meliputi pengelolaan penggembalaan berbasis daya dukung, penggembalaan rotasi, restorasi vegetasi, konservasi tanah dan air, sistem silvopastura, serta pemantauan digital menggunakan GPS, pesawat udara nirawak, sensor vegetasi, dan citra satelit berbasis Normalized Difference Vegetation Index (NDVI). Literatur yang ditelaah menunjukkan bahwa pengelolaan terintegrasi berpotensi meningkatkan ketersediaan hijauan, kondisi tanah, pemulihan vegetasi, dan ketahanan terhadap variabilitas iklim sekaligus mendukung produksi ternak ruminansia. Implementasi pada peternakan rakyat juga perlu mempertimbangkan biaya, kapasitas pengguna, dan dukungan kelembagaan. Oleh karena itu, integrasi pengelolaan ekologis, teknologi yang sesuai, dan kelayakan penerapan menjadi penting untuk mendukung peternakan ruminansia berkelanjutan di lahan kering.