Fatonah Salfadilah
Universitas Islam An-Nur Lampung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemikiran Al-Ghazali dalam filsafat pendidikan Islam: relevansi untuk pendidikan dasar Nur Hidayat; Yusuf Rendi Wibowo; Fatonah Salfadilah; Mazaya Rahma Maryam
At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 Desember (2025): At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51468/jpi.v7i2.1180

Abstract

This study aims to analyze Al-Ghazali's thought in Islamic education philosophy and its relevance to contemporary basic education. The research focuses on Al-Ghazali's educational epistemology, its Sufistic-ethical-integrative character, and its practical implications for student character formation. The method used is library research with a philosophical-hermeneutic approach, which involves reading, interpreting, and contextualizing Al-Ghazali's classical texts particularly Iḥyā’ ‘Ulūm al-Dīn and Ayyuhā al-Walad within the framework of modern basic education needs. The findings indicate that Al-Ghazali's thought emphasizes education as a means of moral perfection through the integration of intellect, heart, and behavior. The methods he proposes include role-modeling (uswah), habituation (ta‘wīd), admonition (mau‘iẓah), self-reflection (muhāsabah), and the control of base desires. In the context of contemporary basic education, these ideas are relevant to concepts of character building, reflective education, and holistic learning models, as emphasized in Indonesia's Kurikulum Merdeka (Emancipated Curriculum). However, a limitation of Al-Ghazali's thought is its lack of attention to modern science and technological literacy. Therefore, integrating Al-Ghazali's Sufistic-ethical thought with contemporary pedagogy such as humanistic, constructivist, and holistic education approaches is necessary to develop a basic education model that balances morality, spirituality, and 21st-century competencies.
Membangun Karakter Peduli Sosial melalui Pembelajaran Kooperatif di Sekolah Dasar Yusuf Rendi Wibowo; Fatonah Salfadilah
The Prime Vol. 1 No. 2 (2025): Desember
Publisher : The Prime is under the provision of the Study Program of Islamic Elementary School Teacher Training (PGMI) of Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni Sumenep Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakter peduli sosial merupakan aspek penting dalam pendidikan dasar, namun kenyataannya masih banyak siswa yang menunjukkan kecenderungan individualistik dan kurang mampu bekerja sama. Pembelajaran kooperatif sering dipandang sebagai strategi yang potensial untuk mengatasi persoalan ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana pembelajaran kooperatif digunakan di SDN 1 Way Mili untuk membantu siswa mengembangkan keterampilan sosial mereka, khususnya di kelas IPS. Penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metodologi studi kasus merupakan metodologi yang digunakan. Model interaktif Miles dan Huberman digunakan untuk analisis data, sedangkan observasi, wawancara, dan dokumentasi merupakan metode yang digunakan untuk pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif efektif dalam meningkatkan kerja sama, empati, dan tanggung jawab sosial siswa. Namun, terdapat beberapa hambatan seperti perbedaan kemampuan akademik siswa dan keterbatasan waktu. Solusi yang diusulkan adalah pembagian peran dalam kelompok dan penggunaan media pembelajaran interaktif.