Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PENGELOLAAN TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR'AN (TPQ) AS-SULAIMANIYYAH AL-MUSTANIR DALAM MENINGKATKAN MUTU DAKWAH PADA ANAK wati, Rismawati; Fauziah, Sitti
AL-MUNAZZAM : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Dakwah Vol 6 No 1 (2026): AL-MUNAZZAM : JURNAL PENELITIAN DAN PEMIKIRAN MANAJEMEN DAKWAH
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/al-munazzam.v6i1.7219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang strategi pengelolaan taman pendidikan al-Qur’an As-Sulaimaniyyah Al-Mustanir dalam meningkatkan mutu dakwah pada anak di Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten Bombana. Dalam penelitian ini, pendekatan yang diterapkan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Selain pendekatan secara deskriptif juga dilakukan secara normatif, yaitu data yang diperoleh dari beberapa literatur, berupa buku dan jurnal terkait pembahasan, serta wawancara dengan beberapa orang yang terlibat sebagai informan dalam penelitian ini. Rumusan masalah pada penelitian ini, pertama, bagaimana strategi pengelolaan taman pendidikan al-Qur’an As-Sulaimaniyyah Al-Mustanir dalam meningkatkan mutu dakwah pada anak. Kedua, bagaimana strategi dakwah taman pendidikan al-Qur’an As-Sulaimaniyyah Al-Mustanir dalam meningkatkan mutu dakwah pada anak. Ketiga, apasaja faktor pendukung dan penghambat strategi pengelolaan taman pendidikan al-Qur’an dalam meningkatkan mutu dakwah pada anak di Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten Bombana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, strategi pengelolaan taman pendidikan al-Qur’an As-Sulaimaniyyah Al-Mustanir dalam meningkatkan mutu dakwah pada anak yaitu menyiapkan guru yang berkualitas, membagi tugas pada guru, menyiapkan dana untuk para guru, mengadakan evaluasi pada kinerja guru, membuat kurikulum dan membuat absensi pada guru dan santri. Kedua, strategi dakwah taman pendidikan al-Qur’an dalam meningkatkan mutu dakwah pada anak yaitu, membagi pelajaran menjadi 3 yaitu pembinaan tauhid, belajar al-Qur’an dan menghafal. Memberikan hadiah bagi santri yang berhasil menyelesaikan tugas, membangun komunikasi yang baik dengan orang tua santri dan rajin berinteraksi pada santri. Ketiga, faktor pendukung, do’a dan kerjasama dengan masyarakat setempat, sedangkan faktor penghambatnya yaitu kurangnya guru tetap di TPQ, orang tua yang tidak antusias dalam mengantar anaknya ke TPQ dan terkumpulnya dana yang tidak menentu.