Citra Kumala Dewi
Universitas Telkom

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kemandirian Masyarakat melalui Pemberdayaan Wirausaha Berbasis Potensi Wisata di Desa Banjarpanepen Yogo Dwi Prasetyo; Dwi Mustika Kusumawardani; Sukmadiningtyas Sukmadiningtyas; Citra Kumala Dewi; Dewangga Zindagi Faturrohman
Indonesian Journal of Community Service and Innovation Vol. 6 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : LPPM IT Telkom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/ijcosin.v6i2.10412

Abstract

Desa Banjarpanepen menghadapi beberapa kendala dalam pengembangan sektor ekowisata Bukit Pengaritan dan industri kreatif Batik Caraka (ecoprint), terutama pada aspek literasi digital, manajemen usaha, dan strategi pemasaran. Minimnya pemanfaatan teknologi menyebabkan promosi wisata hanya mengandalkan metode tradisional dan pencatatan keuangan dilakukan secara manual sehingga tidak akurat dan sulit dianalisis. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian desa melalui integrasi teknologi digital, inovasi usaha, dan pemberdayaan komunitas. Metode yang digunakan adalah Community-Based Research (CBR) dengan mengedepankan partisipasi masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah, perumusan solusi, implementasi, hingga evaluasi. Solusi utama yang dikembangkan adalah platform digital VisitBapen.com yang berfungsi sebagai sistem e-ticket, katalog UMKM, dan pencatatan keuangan digital, disertai pelatihan pembukuan digital, pemasaran digital, dan inovasi batik ecoprint. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada literasi digital, pemanfaatan pembukuan digital, serta efektivitas pengelolaan wisata berbasis data. Implementasi e-ticket juga menghasilkan pencatatan kunjungan yang lebih akurat dan transparan. Program ini memberikan dampak positif pada peningkatan kapasitas masyarakat, perubahan pola pikir menuju digitalisasi, serta penguatan ekosistem ekonomi lokal. Penerapan platform digital juga memberikan dampak langsung terhadap produktivitas ekonomi desa, ditandai dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisata, peningkatan pesanan produk batik, serta kenaikan omzet UMKM sebesar 35%. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil mendukung kemandirian desa dan dapat menjadi model bagi pengembangan desa wisata digital lainnya.