Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Father Involvement Terhadap Self- Esteem Wanita Dewasa Awal di Kota Medan Olga Lidya Lumban Gaol; Togi Fitri Afriani Ambarita
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i1.2238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh father involvement terhadap self-esteem pada wanita dewasa awal di Kota Medan. Father involvement merupakan keterlibatan ayah dalam kehidupan anak yang mencakup aspek engagement, accessibility, dan responsibility, sedangkan self-esteem merupakan penilaian individu terhadap keberhargaan dirinya yang meliputi self-acceptance, self-respect, self-confidence, dan self-worth. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear sederhana. Populasi penelitian adalah wanita dewasa awal berusia 18–25 tahun di Kota Medan sebanyak 278.612 orang. Sampel penelitian berjumlah 348 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala psikologi model Likert yang disusun berdasarkan aspek father involvement menurut Lamb (2010) dan aspek self-esteem menurut Rosenberg (1965). Hasil uji instrumen menunjukkan bahwa skala father involvement memiliki koefisien reliabilitas sebesar 0,946 dan skala self-esteem sebesar 0,913, yang menunjukkan kedua instrumen memiliki reliabilitas sangat baik. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara father involvement terhadap self-esteem pada wanita dewasa awal di Kota Medan. Semakin tinggi keterlibatan ayah dalam kehidupan anak, semakin tinggi pula tingkat self-esteem yang dimiliki wanita dewasa awal. Temuan ini menunjukkan bahwa keterlibatan ayah berperan penting dalam pembentukan penghargaan diri, kepercayaan diri, serta penerimaan diri pada wanita dewasa awal. Oleh karena itu, peningkatan kualitas keterlibatan ayah dalam pengasuhan diharapkan dapat mendukung perkembangan psikologis anak perempuan hingga memasuki masa dewasa awal.