Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kesadaran Lingkungan Anak melalui Kegiatan Literasi dan Edukasi Pemanasan Global di Dusun Kakol Karang Bangket Kayza Clara Yonda; Mira Khaerunnisa; Pranida Dwi Saputri; Narya Wida; Tika Audia; Dian Antara Jibrana; Angga Radlisa Samsudin; Hendra Choirul Anam; Eva Zuleika Sonya
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v6i2.1587

Abstract

Rendahnya minat literasi dan kepedulian lingkungan menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi anak-anak dan masyarakat di Dusun Kakol Karang Bangket, Lombok Utara. Berdasarkan survei awal, anak-anak lebih tertarik menggunakan telepon genggam untuk bermain dibandingkan membaca, sementara kebiasaan membuang dan membakar sampah sembarangan masih sering dijumpai di lingkungan sekitar. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya kegiatan yang mampu mengintegrasikan penguatan literasi dengan edukasi lingkungan sejak dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan minat literasi anak serta meningkatkan kesadaran lingkungan dan pemahaman mengenai pemanasan global. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, wawancara, dan pelaksanaan serangkaian kegiatan selama empat bulan, yaitu September hingga Desember 2025. Kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi, membaca dan mengenal huruf, menulis, berhitung, menggambar, membuat kerajinan dari plastik bekas, menonton film edukasi, lomba, dan bakti sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat literasi anak yang ditandai dengan antusiasme mengikuti kegiatan membaca dan menulis, keberanian bertanya, serta meningkatnya rasa percaya diri. Kesadaran lingkungan anak juga mulai tumbuh, yang terlihat dari kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, membersihkan lingkungan sekitar, serta berani menegur teman yang membuang sampah sembarangan. Selain itu, pemahaman mengenai pemanasan global dan pentingnya menjaga bumi mulai terbentuk. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam membangun karakter anak yang lebih aktif, kreatif, percaya diri, dan peduli terhadap lingkungan.
Pengenalan Literasi Anak dan Praktik Pengelolaan Sampah melalui Program Pengabdian di Dusun Mengkudu Anesa Diva Sapitri; Denda Intan Febriani; Made Dwik Wahyuni; Lona Elfiana; Qina Dita Dwi Alifa; Angga Radlisa Samsudin; Hendra Choirul Anam; Eva Zuleika Sonya
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v6i2.1588

Abstract

Rendahnya minat literasi anak dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah menjadi permasalahan yang ditemukan di Dusun Mengkudu. Anak-anak cenderung kurang tertarik pada kegiatan membaca dan belajar, sementara pemahaman mengenai pengelolaan sampah yang benar juga masih terbatas. Kondisi ini menunjukkan perlunya kegiatan pengabdian masyarakat yang mampu mengintegrasikan penguatan literasi dengan edukasi lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi anak-anak sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pengelolaan sampah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui survei lokasi, penetapan lokasi kegiatan, penyusunan proposal, pelaksanaan program, dan penyusunan laporan. Program yang dilaksanakan meliputi kegiatan membaca, menulis, berhitung, menggambar, sosialisasi pengelolaan sampah, pengelompokan sampah, gotong royong, serta pembuatan kerajinan dari sampah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa minat baca dan partisipasi anak-anak dalam kegiatan literasi meningkat, yang terlihat dari antusiasme dan keterlibatan aktif selama program berlangsung. Selain itu, kesadaran anak-anak terhadap pentingnya pengelolaan sampah juga mulai tumbuh setelah diberikan edukasi dan praktik langsung. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap penguatan literasi anak sekaligus pembentukan kepedulian lingkungan di Dusun Mengkudu. Ke depan, program serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan fasilitas dan kerja sama berbagai pihak agar manfaatnya lebih optimal.
Literasi Lingkungan Masyarakat melalui Edukasi Pengelolaan Sampah dan Pemanasan Global di Dusun Kecinan Pipi Melisa; Mira Marselin; Cristin Jayanti Gotami; Rosyeyatul Aeny; Itrah Azizia Putri; Angga Radlisa Samsudin; Hendra Choirul Anam; Eva Zuleika Sonya
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v6i2.1589

Abstract

Literasi merupakan kemampuan membaca, menulis, dan memahami informasi yang penting dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menyikapi persoalan lingkungan. Di Dusun Kecinan, masih ditemukan rendahnya kemampuan literasi baca pada sebagian anak usia sekolah dasar, terbatasnya fasilitas literasi, serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan dampak pemanasan global. Kondisi tersebut terlihat dari masih adanya kebiasaan membuang dan membakar sampah sembarangan. Berdasarkan kondisi tersebut, dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memperkuat literasi baca dan literasi lingkungan masyarakat melalui edukasi pengelolaan sampah dan pemanasan global. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi survei awal di tiga dusun, penentuan lokasi kegiatan, serta wawancara dengan kepala dusun, kader, dan warga. Program yang dilaksanakan mencakup pembelajaran membaca, menulis, berhitung, serta edukasi mengenai pengelolaan sampah dan dampak pemanasan global. Kegiatan dilakukan secara komunikatif dan partisipatif dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak menjadi lebih antusias dalam belajar dan masyarakat memberikan respons positif terhadap program yang dilaksanakan. Selain itu, mulai tumbuh kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung penguatan literasi masyarakat dan pembiasaan perilaku peduli lingkungan di Dusun Kecinan.
Edukasi 3R Berbasis Literasi Anak untuk Menumbuhkan Kepedulian terhadap Pemanasan Global di Dusun Tuti Nida Amanda; Rahmi Wati; Nadia Sulistyani; Nana Afriliana; I Gede Aryasatya Vijayartha; Okta Fitri Anita; Angga Radlisa Samsudin; Hendra Choirul Anam; Eva Zuleika Sonya
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v6i2.1592

Abstract

Literasi memiliki peran penting dalam menumbuhkan kesadaran anak terhadap isu lingkungan, termasuk pemanasan global. Kondisi anak-anak di Dusun Tuti menunjukkan minat dan kemampuan literasi yang masih rendah akibat terbatasnya akses terhadap bahan bacaan dan kurangnya pendampingan belajar. Oleh karena itu, dilaksanakan program pengabdian masyarakat yang mengintegrasikan kegiatan literasi dengan edukasi lingkungan berbasis konsep 3R (reduce, reuse, recycle). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat literasi anak serta menumbuhkan pemahaman dan kepedulian terhadap pemanasan global sejak dini. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara dengan anak, orang tua, dan tokoh masyarakat. Program dilaksanakan dalam bentuk kegiatan calistung, storytelling, edukasi pemanasan global, pembuatan kerajinan dari bahan bekas, outbound, dan senam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat belajar, kreativitas, kerja sama, rasa percaya diri, serta kesadaran anak terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Pelaksanaan kegiatan masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan sarana, kondisi cuaca, dan minimnya keterlibatan tokoh masyarakat. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif dalam mendukung penguatan literasi anak dan kepedulian lingkungan di Dusun Tuti.