Rendahnya minat literasi dan kepedulian lingkungan menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi anak-anak dan masyarakat di Dusun Kakol Karang Bangket, Lombok Utara. Berdasarkan survei awal, anak-anak lebih tertarik menggunakan telepon genggam untuk bermain dibandingkan membaca, sementara kebiasaan membuang dan membakar sampah sembarangan masih sering dijumpai di lingkungan sekitar. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya kegiatan yang mampu mengintegrasikan penguatan literasi dengan edukasi lingkungan sejak dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan minat literasi anak serta meningkatkan kesadaran lingkungan dan pemahaman mengenai pemanasan global. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, wawancara, dan pelaksanaan serangkaian kegiatan selama empat bulan, yaitu September hingga Desember 2025. Kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi, membaca dan mengenal huruf, menulis, berhitung, menggambar, membuat kerajinan dari plastik bekas, menonton film edukasi, lomba, dan bakti sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat literasi anak yang ditandai dengan antusiasme mengikuti kegiatan membaca dan menulis, keberanian bertanya, serta meningkatnya rasa percaya diri. Kesadaran lingkungan anak juga mulai tumbuh, yang terlihat dari kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, membersihkan lingkungan sekitar, serta berani menegur teman yang membuang sampah sembarangan. Selain itu, pemahaman mengenai pemanasan global dan pentingnya menjaga bumi mulai terbentuk. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam membangun karakter anak yang lebih aktif, kreatif, percaya diri, dan peduli terhadap lingkungan.
Copyrights © 2026