nopia ratna sari
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komunikasi Interpersonal Guru dan Siswa Tunarungu Menyampaikan Ajaran Agama Islam mengenai Wudhu (Daring) di SDLB Mandailing Natal rahmi seri hanida; nopia ratna sari
QAULAN : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 2 (2020): QAULAN : JURNAL KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAM
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting - Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/1z9pqq11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk komunikasi interpersonal antara guru dan siswa Tunarungu dalam menyampaikan ajaran agama Islam mengenai wudhu (daring) di SDLB Mandailing Natal, serta faktor pendukung dan penghambat komunikasi interpersonal antara guru dan siswa Tunarungu dalam menyampaikan ajaran agama Islam mengenai wudhu (daring) di SDLB Mandailing Natal. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini ialah terdapat 14 informan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yakni dengan memaparkan penelitian ini apa adanya serta menarik kesimpulan dengan menggunakan metode deduktif, dan teknik keabsahan data yakni dengan menggunakan triangulasi sumber data dan triangulasi metode pengumpulan data. Hasil dalam penelitian ini adalah: 1) Komunikasi interpersonal antara guru dan siswa Tunarungu dalam menyampaikan materi wudhu (daring) di SDLB MADINA adalah menggunakan isyarat, ujaran bibir, membuat video praktek, komunikasi bentuk verbal maupun nonverbal, serta komunikasi primer dan komunikasi sekunder. 2) Faktor pendukung komunikasi interpersonal antara guru dan siswa Tunarungu dalam menyampaikan materi wudhu (daring) di SDLB MADINA adalah pemberian motovasi pendekatan Auditori Oral dari guru kepada siswa Tunarungu, adanya media sosial yang membantu proses pembelajaran, pemantauan yang dilakukan oleh guru ke setiap rumah anak-anak Tunarungu. 3) Faktor penghambat komunikasi interpersonal antara guru dan siswa Tunarungu dalam menyampaikan ajaran agama Islam mengenai wudhu (daring) di SDLB Mandailing Natal adalah adanya orang tua yang belum memiliki Smartphone. Orang tua yang tidak mengerti untuk menggunakan Smartphone untuk belajar daring, keterbatasan sinyal di beberapa rumah-rumah siswa Tunarungu.