Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Teachers’ Perceptions on the Literacy Skills of 5th Grade Primary School Students During Covid-19 Pandemic in Mandailing Natal Regency Suadi Suadi; Rahmi Seri Hanida; Parulian Siregar
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 8, No 2 (2022): June
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2963.009 KB) | DOI: 10.33394/jk.v8i2.5075

Abstract

This study aims to discover the literacy skills of 5th grade primary school students during covid-19 outbreak in Mandailing Natal Regency based on teachers’ perceptions. Descriptive qualitative approach was applied with a simple quantitative support in form of percentages. The respondents in this study were 23 primary school teachers of fifth year class from 23 different primary schools located in 23 districs in Mandailing Natal Regency. To obtain the data, a semi structured interview was conducted adapted from four literacy skills consisting of listening, speaking, reading and writing. The obtained data subsequently were analyzed by thematic analysis based on specific separated themes. The findings demonstrated four results; (1) in listening skill, dominantly, 11 (48%) teachers thought that students’ literacy level is average and for higher level of listening 11 (48%) teachers shared low. (2) in speaking, 11 (48%) teachers stated average and for higher level, 13 (57%) teachers assumed low. (3) in reading, 12 (52%) teachers noted average, and (4) in writing, 11 (48%) teachers perceived average and for higher level, (52%) 12 of teacher-respondents responded that students’ literacy skills were average. Based on these results, it is highly expected to be worthwhile for teachers, lecturers, academician, stakeholders and public community to anticipate and to develop the students’ literacy development by supporting and facilitating the students’ fundamental needs such as children books, complete and comfortable school library, providing reading corner and ensuring teachers’ mastery on digital literacy platforms amidst covid-19 pandemic and in the coming years, as well.
Teacher's Strategy In Improving Reading And Writing Skills Of Second-Grade Students At SDN 100020 Simardoa Padang Lawas Utara Regency Parulian Siregar; Rahmi Seri Hanida; Rumiah Siregar
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 6, No. 3 (Juli 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v6i3.1163

Abstract

This research aims at describing the teacher's strategy for improving second-grade students' reading and writing skills at SD Negeri 100020 Simardona, Padang Lawas Utara Regency. It is descriptive qualitative research, with data collected through interviews, observations, and documentation. The followings are the findings of this research; a). the teacher's strategy to improve the second graders' reading and writing skills at  SD Negeri Simardona is to read alternately at the beginning of the lesson, read together (joint reading), read in front of the class, read word for word in sequence, and read their own and their classmates' writings in notebooks and on the blackboard, b). strategies for improving writing skills are by copying writing into a notebook, writing on the blackboard, writing dictation, copying writing from textbooks, and giving writing assignments at home.
Fourth-Grade Students' Interest And Motivation To Learn Islamic Culture History Subject At Mis Al Hasanah Lumban Dolok Rahmi Seri Hanida; Efinjan Nurjannah; Isdamayani Isdamayani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Minat dan Motivasi siswa Kelas IV dalam belajar Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MIS AL HASANAH Lumban Dolok Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal Pada Tahun Ajaran 2022/2023. Penelitian ini dilakukan di MIS AL Hasana, Lumban Dolok, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal. Ini adalah penelitian kualitatif, yang melibatkan analisis fenomena yang sedang dipelajari. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, survei, kuesioner, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahawa minat siswa terhadap mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MIS AL HASANAH Lumban Dolok Siabu Kabupaten Mandailing Natal adalah tinggi. Faktor-faktor yang memdukung minat tersebut adalah karena persepsi siswa yang positif terhadap pembelajaran Sejarah Kebudayaan IIslam, adanya motivasi siswa yang tinggi dalam mengikuti pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, latar belakang pendidikan guru yang tinggi, guru menguasai materi, metode yang digunakan cukup bervariasi alat atau sarana belajar yang cukup mamadai, lingkungan sekolah yang mendukung, dan motivasi dari orang tua yang sangat mendukung. Sedangkan penelitan pada motivasi siswa kelas IV dalam belajar SKI yaitu: Siswa memiliki hasrat dan keinginan berhasil dalam belajar menunjukkan ketekunan atau kemaun dalam belajar dan mengulang kembali pelajaran yang sebelumnya sudah diajarkan oleh guru. Siswa yang memiliki minat dan perhatian terhadap pelajaran menunjukkan ketertarikan dalam belajar SKI dan selalu memperhatikan saat guru menerangkan serta Siswanya Memiliki Respon yang Tinggi pada saat Membahas Pembelajaran SKI.
Peranan Syekh Abdul Halim Khatib Di Pondok Pesantren Mustafawiyah (1901-1991) Muhammad Ikbal; Rahmi Seri Hanida; Rahmad Nainggolan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10752

Abstract

Pondok Pesantren Musthafawiayah merupakan Pesantren tertua dan terbesar di Sumatera yang berdiri pada tahun 1912 oleh Syekh H. Musthafa Husein seorang Ulama karismatik Mandailing Natal. Pesantren ini menjadi lembaga pendidikan favorit masyarakat setempat bahkan, tak sedikit santri\muridnya yang berasal dari luar daerah. Prestasi besar ini tak luput dari peranan Syekh Abdul Halim Khotib yang merupakan pewaris keilmuan Islam yang diwariskan oleh Syekh Musthafa Husein. Hal inipun terbukti dengan sebutan “Tuan Na Poso” yang diberikan kepada Syekh Abdul Halim, sedangkan Syekh Musthafa Husein disebut sebagai “Tuan Na Tobang”. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk: 1. Mengetahui biografi Syekh Abdul Halim Khatib, baik kelahiran, pendidikan, keilmuan, wafat, dan kitab-kitab karangan beliau. 2. Mengetahui peranan-peranan yang dilakukan semasa di Pondok Pesantren Musthafawiyah serta strategi adaptasi perkembangan yang dilakukan oleh Syekh Abdul Halim Khotib sebagai Roisul Mu’allim. Penelitian ini menggunakan metode penelitian historis, yaitu metode yang mempelajari tentang peristiwa atau kejadian dimasa lalu, dengan tujuan untuk membuat rekonstruksi terhadap masa lalu secara sistematis dan objektif dengan cara mengumpulkan, mengevaluasi, dan mensintesiskan bukti-bukti untuk menerjemahkan data, sehingga diperoleh kesimpulan yang benar. Informan dalam penelitian ini adalah keluarga, para guru dan murid Syekh Abdul halim khatib yang berinteraksi langsung dengan beliau. Adapun teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan melalui wawancara dan studi dokumentasi melalui tahapan heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini adalah: 1. Biografi Syekh Abdul Halim Khatib. 2. Peranan Syekh Abdul Halim Khatib di Musthafawiyah, Pertama Peranan beliau sebagai guru, Kedua Peranan beliau sebagai Raisul Mu’alim, Ketiga Kontribusi yang diberikan Syekh Abdul Halim Khatib.
Inovasi Metode Pembelajaran Pendidikan Sejarah untuk Generasi Milenial Risdam Habibi Hasibuan; Rahmi Seri Hanida
Keguruan Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses the need for innovative teaching methods in history education that are suitable for the millennial generation. This emphasizes the importance of incorporating technology-based learning, such as mobile applications, e-learning platforms, and social media, to make history education more engaging and interactive for the millennial generation. The use of data visualization, virtual field experiences, and an inclusive approach to historical and cultural perspectives are also emphasized. The goal of history education is to provide students with the critical, analytical, and historical literacy skills necessary to understand the modern world. The curriculum should focus on competencies that prepare future generations to compete effectively. Blended learning, which combines face-to-face and online learning, is considered an effective solution in education today. Innovative history teaching methods, such as interactive technology, project-based learning, collaborative learning, digital resources, and multicultural approaches, can help millennials better understand history in the digital era.
Upaya Meningkatkan Pengamalan Ibadah Melalui Pelatihan Dan Pendampingan Pada Masyarakat Daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) Di Kecamatan Lahewa Kabupaten Nias Utara Elis Mayanti Rambe; Rahmi Seri Hanida; Muhammad Ikbal; Suryadi Suryadi
AKM Vol 4 No 2 (2024): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v4i2.1030

Abstract

Lahewa merupakan salah satu kecamatan yang berada di kabupaten nias utara dengan penduduk muslim paling banyak dibandingkan daerah/kecamatan lain di Nias Utara. PKM ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan pada masyarakat daerah 3T dalam meningkatkan pengamalan ibadah. Berdasarkan data awal yang didapatkan tim pengabdi dari mitra di lokasi bahwa masih sangat rendah pemahaman dan pengamalan ibadah bahkan oleh tokoh agama yang juga menjadi pengurus masjid di kevcamatan lahewa. Metode yang digunakan adalah kualittaif dengan menggambarkan fakta sosial sebagaimana adanya. Informasi diperoleh menggunakan wawancara dengan masyarakat dan tokoh agama beserta observasi mengenai aktivitas keagamaan yang berlangsung dimasyarakat. Hasil dari PKM yang diselenggarakan yakni semakin bertambahnya pengetahuan dan skill tokoh agama dalam melakukan praktik ibadah seperti pelaksanaan fardhu kifayah yang sbelumnya masih banyak masjid di desa-desa yang ada dikecamatan lahewa belum ampu melaksanakannya beserta kemampuan mengoptimalkan metode dakwah memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk berzakat khususnya zakat fitrah, dimana selama ini masyaakat masih sangat sedikit yang menunaikan karena semua merasa sebagai penerima zakat fitrah.
The Effectiveness of Using Audio-Visual Media in The Learning Process of Islamic Culture History (SKI) Subject at MAN 1 Mandailing Natal Hanida, Rahmi Seri; Barus, Muhammad Irsan; Lubis, Nur Atikah
Islamic Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.807 KB) | DOI: 10.57251/ie.v2i2.678

Abstract

This research aims to describe the effectiveness of using audio-visual media in the SKI learning process. This type of research is qualitative research which is included in the type of qualitative research that is descriptive qualitative. This study uses interview and observation data collection techniques. While the technique of guaranteeing the validity of the research data, namely, triangulation of sources, techniques, and time. Then the data analysis is done by reducing the data, presenting the data, and drawing conclusions. Based on the results of the research, it can be concluded that using audio-visual media in the SKI learning process at MAN 1 Mandailing Natal is considered quite good and effective. This is evident from the results of the observation sheet testing conducted on three SKI subject teachers at MAN 1 Mandailing Natal reaching scores ranging from 83.3%, 91.6%, and 93.2%. Furthermore, the results of the interviews showed that the SKI learning process becomes more interesting and easy to understand, the classroom atmosphere is also conducive and students are not easily bored and are more enthusiastic in the learning process. Then the attention of students is focused on the material discussed in learning and is able to generate student understanding which is contained in student records and the ability of students to answer and reiterate learning materials appropriately.
Penerapan Metode Bermain Peran untuk Meningkatkan Hasil Belajar Keberagaman Budaya pada Siswa Kelas IV SD Negeri 080 Panyanbungan Nadilah, Nadilah; Hanida, Rahmi Seri; Siregar, Ali Yusro
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i3.2519

Abstract

This study aims to determine the application of role-playing methods to improve learning outcomes of cultural diversity in grade IV students. This study was conducted at SD Negeri 080 Panyabungan. The research method used is the classroom action research method (CAR) with a posttest research design. Sampling was carried out using the total sampling technique. The sample of this study amounted to 30 students. The instruments in collecting this data were observation and tests. Where it can be seen from the increase in the average learning outcomes of students in cycle I of 72.6 with the number of students who achieved KKM 22 students (73%) and the number of students who did not achieve KKM 8 students (27%) and increased in cycle II with an average learning outcome of 83.3 with the number of students who achieved KKM 28 students (93.3%) and the number of students who did not achieve KKM 2 students (7%) and increased by 10.7%. This means that efforts to improve student learning outcomes using the application of the Role Playing method to improve the learning outcomes of cultural diversity of grade IV students of SD Negeri 080 Panyabungan, Panyabungan District can be said to improve student learning outcomes effectively.
Valitidas Tes Objektif Bentuk Pilihan Ganda Zulpan; Sahrul; Ali Yusron; Rahmi Seri Hanida; Sri Marfu’ah
Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 3 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ppm.v1i3.812

Abstract

Ukuran validitas soal adalah korelasi antara skor pada soal itu dengan skor pada perangkat soal. Artinya bahwa jelas validitas soal yakni sudah dilakukan uji coba sehingga mendapatkan hasil skor. Sementara validitas tes yakni sejauh mana tes itu mengukur apa yang diukur, validitas tes pada dasarnya menunjuk kepada derajat fungsi mengukurnya suatu tes, atau derajat kecermatan ukurnya sesuatu tes. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan konsep validitas tes objektif bentuk pilihan ganda. Kajian artikel ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif bentuk kajian literatur bersumber dari buku dan artikel ilmiah, kaidah penulisan soal bentuk pilihan ganda ada beberapa hal yang perlu diperhatikan: (a) Materi (b) Konstruksi (c) Bahasa. Hasil kajian konsep pada artikel ini telah membuat konsep yang lebih mudah tentang validitas tes dan validitas soal. Metode ini menggunakan metode kualitatif deskriptif menggunakan kajian pemahaman literatur yang bersumber dari buku, artikel ilmiah. Sumber kajian di analisis secara mendalam untuk mendapatkan poin-poin yang dibutuhkan sesuai dengan topik yang diangkat yang dianalisis secara mendalam sertaArtikel ini menjadi bahan pendukung serta referensi perkuliahan mata kuliah evaluasi pembelajaran serta menjadi rujukan untuk mengembangkan tes maupun instrumen. Sehingga pembaca dapat lebih mudah memahami serta menerapkan pada lingkungan nyata.
PENERAPAN METODE DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD NEGERI 095 GUNUNGTUA Agus Salim; Rahmi Seri Hanida; Ali Yusron
EDU RESEARCH Vol 5 No 4 (2024): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v5i4.232

Abstract

This study aims to assess the improvement in students' learning outcomes in science lessons focused on energy sources and energy transformation. The research uses a classroom action research (CAR) approach with the objective of enhancing students' academic performance. The study participants are fourth-grade students from SD Negeri 095 Gunung Tua in Panyabungan Subdistrict, comprising 17 students in total. Data collection methods include observation, tests, and documentation. Results indicate that student learning outcomes improved from an average score of 66.18 in the first cycle—where 7 students (29.41%) met the minimum competency criteria (KKM) and 12 students (70.59%) did not—to an average score of 81.65 in the second cycle, with 15 students (88.23%) achieving the KKM and only 2 students (11.76%) falling short, marking a average 17.64% increase. These findings suggest that using the Discovery Learning method in fourth-grade science lessons on energy sources and energy transformation at SD Negeri 095 Gunung Tua has effectively enhanced student learning outcomes.