Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Mengembangkan Keterampilan Membaca dan Menulis Anak Desa Melalui Kegiatan Gubuk Literasi Di Desa Pademawu Timur Kabupaten Pamekasan Ayu Handayani; Abbadi Ishomuddin
PERDIKAN (Journal of Community Engagement) Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/pjce.v3i2.5733

Abstract

Abstract The development of reading and writing in village children is important in everyday life. With reading and writing, village children will be able to open up their knowledge and get to know the world through reading and writing. In Indonesia, especially in the village of Pademawu Timur, the development of reading and writing does not yet exist and is considered trivial so that it is not given much attention. In developing reading and writing skills, an activity is needed to develop these skills. One of programs that can develop reading and writing skills is Gubuk Literasi Desa (GLD). In this article, the authors explain how GLD develope reading and writing skills for village children. This article is structured according to the data and information collected during Kuliah Pengabdian Masyarakat Mandiri dari Rumah (KPM-MDR 2021) which is about Course of Community Engagement. There, the author collaborated with other students participating in the 2021 KPM-MDR. Gubuk Literasi Desa (GLD) as KPM-MDR 2021 program was carried out at the hall of Pademawu Timur village. This program applied the basic teaching, namely providing education and motivation about the importance of literacy, training to read books in the village library, and providing writing assistance for village children. Through this literacy activity, it can be seen that the children have relatively low reading and writing skills, so it is necessary to have a sustainable and continuous activities. [Pengembangan membaca dan menulis pada anak desa merupakan suatu hal yang urgen dan penting dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya membaca dan menulis ini maka anak desa akan bisa membuka wawasan pengetahuan dan bisa mengenal dunia melalui bacaan dan tulisan. Di Indonesia, khususnya desa Pademawu Timur pengembangan membaca dan menulis ini masih belum ada dan dianggap remeh sehingga kurang diperhatikan. Dalam mengembangkan keterampilan membaca dan menulis ini diperlukan yang namanya suatu kegiatan untuk mengembangkan keterampilan tersebut. Salah satu program yang bisa mengembangkan keterampilan membaca dan menulis ini ialah kegiatan gubuk literasi desa. Maka dari itu, Dalam artikel ini akan memaparkan bagaimana proses kegiatan literasi desa dalam mengembangkan keterampilan membaca dan menulis anak desa Artikel ini disusun sesuai berdasarkan data dan informasi yang dikumpulkan selama penulis melaksanakan kegiatan KPM-MDR (Kuliah Pengabdian Masyarakat Mandiri Dari Rumah) 2021. Disini penulis berkolaborasi dengan mahasiswa lain peserta KPM-MDR 2021 dengan syarat mematuhi protokol kesehatan. KPM-MDR 2021 dengan kegiatan gubuk literasi desa ini dilakukan di balai desa Pademawu Timur. Kegiatan gubuk literasi ini menggunakan pengajaran dasar yakni memberikan edukasi dan motivasi tentang pentingnya literasi, melatih baca buku di perpustakaan desa, dan memberikan pendampingan menulis bagi anak desa. Metode dalam kegiatan literasi ini ialah metode yang bervariasi mulai dari metode ceramah, dan metode kooperatif lainnya. Melalui kegiatan literasi ini dapat diketahui bahwa anak desa memiliki keterampilan membaca dan menulis yang relatif rendah sehingga perlu yang namanya kegiatan berkelanjutan dan terus menerus dari kegiatan gubuk literasi desa ini agar keterampilan membaca dan menulis anak desa terus berkembang dan tetap terjaga.] Keywords : Skills, Reading, Writing, Literacy.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN ORANG TUA GUNA MENCEGAH PERUNDUNGAN UNTUK MEWUJUDKAN DESA LAYAK ANAK BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI DESA KERTAGENA DAJAH Anna Aisa; Sri Rizqi Wahyuningrum; Diana Vidya Fakhriyani; Abbadi Ishomudin; Ishlakhatus Sa’idah; Misnawi
Collaborative: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : CV. Jendela Gagasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying is a form of aggressive behavior, typically carried out intentionally and repeatedly by children or other individuals, with the aim of hurting others in order to gain personal satisfaction or happiness. This highlights the critical role of parents in helping children prevent such behavior. This community service project aims to enhance parents' knowledge and skills in preventing bullying, in order to foster a child-friendly and child-appropriate village environment. The methods employed include classical guidance sessions and communication skills training, using a Participatory Action Research (PAR) approach. The program emphasizes community support and involvement throughout all activities. The outcomes of this program show an increase in parents' understanding and abilities, as evidenced by their enthusiasm during discussions, Q&A sessions, and practical role-plays demonstrating healthy communication between parents and children. These improvements contribute to the prevention of bullying behavior among children and support the realization of a child-friendly village.
Expressive Writing sebagai Terapi Mandiri untuk Mereduksi Stres Akademik Mahasiswa Ishlakhatus Sa'idah; Diana Vidya Fakhriyani; Misnawi; Abbadi Ishomuddin; Ayu Pratiwi Dhila Wulandari
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 5 No. 2 (2026): February
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/c1crda96

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa efektif teknik expressive writing dalam mengurangi stres akademik pada mahasiswa program studi bimbingan dan konseling pendidikan islam negeri (UIN) Madura.. Mahasiswa ini berada dalam fase dewasa awal dengan tuntutan akademik serta proses pembentukan identitas profesional konselor sebagai calon konselor, sehingga rentan mengalami stres akademik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif quasi-experimental design, desain yang digunakan pretest-posttest control group design. Sampel berjumlah 60 mahasiswa yang dipilih secara purposive sampling dan dibagi menjadi 30 kelompok eksperimen dan 30 kelompok kontrol. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa expressive writing terbukti efektif dalam mereduksi tingkat stres akademik mahasiswa. Hal ini ditunjukkan oleh adanya penurunan skor stres akademik yang signifikan pada kelompok eksperimen setelah diberikan intervensi expressive writing dan berdasarkan hasil uji Independent Sample t-Test terhadap skor posttest antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol menunjukkan perbedaan yang signifikan (t = 7,036; p = 0,000 < 0,05). Dengan demikian, expressive writing dapat dipandang sebagai pendekatan intervensi psikologis yang sederhana, aplikatif, dan berbasis bukti ilmiah dalam mendukung pengelolaan stres akademik pada mahasiswa, khususnya pada fase dewasa awal yang rentan terhadap tekanan akademik.