Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN PAKET INTERAKSI SOSIAL UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH SAIDAH, ISHLAKHATUS
Jurnal BK UNESA Vol 6, No 2 (2016): Volume 6 Nomer 2
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya informasi mengenai permainan-permainan yang bisa digunakan dalam pemberian layanan, membuat guru BK tetap menggunakan teknik tradisional berupa ceramah dan diskusi. Oleh karena itu, perlu adanya sumber acuan permainan sebagai sumber informasi guru BK dalam memberikan layanan dengan teknik bermain yang mengoptimalkan interaksi sosial.Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini pun bertujuan untuk menghasilkan paket permainan interaksi sosial yang dapat digunakam guru dalam melakukan pelayanan kepada siswa sekolah menengah yang memenuhi kriteria kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kepatutan. Hal ini sesuai dengan model penelitian dan pengembangan yang dikemukakan oleh Borg & Gall yang telah disederhanakan oleh tim Puslitjaknov (2008) Berdasarkan hasil uji validasi yang dilakukan oleh dua ahli Bimbingan dan Konseling, paket permainan interaksi sosial untuk siswa sekolah menengah yang telah menjadi produk penelitian ini memperoleh persentase dengan kriteria kegunaan sebesar 93,75%, kriteria kelayakan sebesar 95%, kriteria kepatutan sebesar 100%, dan kriteria ketepatan sebesar 98,93%. Rata-rata keseluruhan kriteria sebesar 96,92%. Berdasarkan kriteria kelayakan produk, hasil tersebut telah memenuhi kriteria sangat baik dan tidak perlu direvisi. Sedangkan untuk hasil uji calon pengguna produk yang dilakukan oleh guru BK SMPN 1 Kamal Bangkalan dan guru BK SMAN 22 Surabaya, produk ini memperoleh persentase kriteria kegunaan sebesar 100%, kriteria kelayakan sebesar 93,75%, kriteria kepatutan sebesar 90,63%, dan kriteria ketepatan sebesar 96,88%. Rata-rata keseluruhan kriteria sebesar 95,32%. Berdasarkan kriteria kelayakan produk menurut Mustaji (2005), hasil tersebut juga telah memenuhi kriteria sangat baik dan tidak perlu direvisi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa paket permainan interaksi sosial untuk siswa sekolah menengah telah memenuhi kriteria akseptabilitas.   Kata kunci: Paket Permainan, Interaksi sosial.
PENERAPAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELLING UNTUK MENINGKATKAN ETIKA PERGAULAN SISWA DI SMP MA’ARIF 4 PAMEKASAN Ayu, Anita Tiara; Sa’idah, Ishlakhatus
Jurnal Inspirasi Bimbingan dan Konseling (JGCI) Vol 1 No 2 (2020): Journal of Guidance and Counseling Inspiration (JGCI)
Publisher : LPPM STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the millennial era like today, it is very important to apply good social ethics, especially for grade VII students. This is because VII grade students are in a transition period from elementary school level to the junior high school level. At that time, students who have just adapted can still be said to be unstable in their behaviour due to the influence of the social flow. Therefore, this study aims to identify and describe the use of group guidance services with modelling techniques to improve student social ethics. Based on this, there are main problems that become the main studies in this research, namely: first, to find out the picture of the social ethics of SMP Ma'arif 4 Pamekasan students, second, to find out the application of group guidance with modelling techniques to improve the social ethics of student Junior High School Ma’arif 4 Pamekasan. This research is included in the Guidance and Counseling Action Research. Researchers carry out the research directly by providing group guidance services with modelling techniques to students which aim to improve students' social ethics. Sources of data were obtained through the results of questionnaires, observations, interviews, and documentation. The informants in this study were counselling teachers and class VII A homeroom teachers. The results of this study indicate that: first, the social ethics of class VII A students at Junior High School Ma'arif 4 Pamekasan is still low. This was explained by the counselling teacher and homeroom teacher of class VII A when the researcher conducted the interview. Second, the application of group guidance services with effective modelling techniques to improve the social ethics of class VII A students of Junior High School Ma'arif 4 Pamekasan. This is evidenced by the results of the pre-cycle questionnaire with an average value of 61.27% which increased in the first cycle with an average value of 72.13% and also increased in the second cycle with an average value of 88.39%.
Efektivitas Konseling Kelompok Dengan Teknik Reframing Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Positif Siswa Di SMPN 3 Pademawu Pamekasan Wahyuni, Sri; Sa'idah, Ishlakhatus
Medikons : Jurnal Prodi Bimbingan dan Konseling Unisri Surakarta Vol 7, No 1 (2021): MEDIKONS
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil pengamatan peneliti ketika melaksanakan wawancara kepada guru BK yang ada di SMPN 3 Pademawu. Menurutnya, permasalahan yang rentan dialami siswa di sana adalah ketidakmampuan berpikir positif mengenai permasalahan yang berkaitan dengan sekolah. seperti tidak mengerjakan PR, atribut tidak lengkap, terlambat sekolah, tidak menghadiri ekstrakurikuler dan lain-lain. Sikap seperti itu muncul karena kebanyakan dari mereka memiliki pemikiran yaitu mereka bersekolah yang penting lulus dan banyak dari mereka setelah itu tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.Permasalahan yang terjadi karena pikiran salah satu alternatifnya yaitu menggunakan teknik reframing, sehingga judul dalam penelitian ini adalah “Efektivitas Konseling Kelompok dengan Teknik Reframing untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Positif Siswa di SMPN 3 Pademawu Pamekasan “.Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguji efektivitas konseling kelompok dengan teknik reframing dalam meningkatkan kemampuan berpikir positif siswa di SMPN 3 Pademawu Pamekasan.  Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jenis penelitian design pre experimental bentuk rancangan one group pre test-post test yaitu pengukuran diawal dan diakhir.  Subjek dalam penelitian ini sebanyak 6 orang. Dengan menggunakan anilisis non parametrik uji Wilcoxon, hasil analisis signifikansi dalam penelitian ini yaitu diperoleh nilai asymp sig 0,027 ˂ 0,05. Sehingga dalam penelitian ini Hipotesis diterima yaitu konseling kelompok dengan teknik reframing efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir positif siswa di SMPN 3 Pademawu Pamekasan.Kata Kunci: Konseling Kelompok, Teknik Reframing, Kemampuan Berpikir Positif
PERSPEKTIF NILAI PESANTREN: PENGEMBANGAN KUALITAS PRIBADI IDEAL KONSELOR Ishlakhatus Sa’idah; Moh. Ziyadul Haq Annajih
Ulumuna: Jurnal Studi Keilsman Vol 5 No 1 (2019)
Publisher : LP2M IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.485 KB) | DOI: 10.36420/ju.v5i1.3519

Abstract

The personal quality of the counselor is very supportive of the process and results of counseling activities. However, in practice there are still often some problems related to the counselor's personal, although there have been many expert formulations about the personal qualities of the counselor. This is due to the standards used in the formulation of the personal qualities of the Western formula counselors that are not in accordance with the socio-psychological conditions of the Indonesian people. So it is important to attempt to internalize the values ​​of local wisdom into the formulation of the personal qualities of the counselor. One approach that can be used is a formula that is explored from the values ​​of pesantren. The aim of the study is to develop the personal qualities of counselors based on the values ​​of pesantren. This study uses a library study approach. The values ​​of boarding schools that can be extracted into the formulation of the ideal personal qualities of the counselor include, (1) sincerity, (2) patience, (3) firm and respectful, (4) caution, (5) openness, (6) pious, (7) compassion, and (8) fair.
UPAYA MENINGKATKAN KEPEDULIAN SOSIAL MELALUI SIMULASI GAME PADA SISWA SMK MATSARATUL HUDA PAMEKASAN R. Ayu Arina Abida; Ishlakhatus Sa’idah
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jbkb.v3i1.2007

Abstract

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas bimbingan kelompok dengan teknik simulasi game dalam meningkatkan kepedulian sosial siswa kelas X TKJ Putri SMK Matsaratul Huda Panempan Pamekasan tahun ajaran 2020/2021 dan signifikansi bimbingan kelompok dengan teknik simulasi game dalam meningkatkan kepedulian sosial siswa kelas X TKJ Putri SMK Matsaratul Huda Panempan Pamekasan tahun ajaran 2020/2021.Penelitian ini menggunakan rancangan pre-eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Dan teknik analisis data menggunakan uji Paired Sample T-test.Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bimbingan kelompok dengan teknik simulasi game dapat meningkatkan kepedulian sosial siswa kelas X TKJ putri tahun ajaran 2020/2021. Ini dibuktikan berdasarkan hasil uji t diperoleh t hitung t tabel (7,174 1,753) pada taraf signifikan α = 0,05 dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000. (2) Nilai rata-rata pre-test sebesar 107,88 dan setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik simulasi game hasil post-test meningkat menjadi 115,31. Sehingga peningkatannya sebesar 7,43.Kata Kunci :Bimbingan Kelompok, Simulasi Game, Kepedulian Sosial
PENGEMBANGAN PANDUAN PERMAINAN TRADISIONAL BENTENG UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA SDN LAWANGAN DAYA PAMEKASAN Ziyadul Haq Annajih,; Ishlakhatus Sa’idah
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.025 KB) | DOI: 10.32806/jkpi.v1i2.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan panduan permainan tradisional benteng sebagai media dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa. Pengembangan panduan permainan tradisional benteng sebagai media untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa, peneliti menggunakan prosedur penelitian dan pengembangan R&D (research and development) Borg & Gall. Efektifitas produk panduan permainan benteng berdasarkan kesesuaian produk terhadap karakteristik pengguna, yaitusiswa kelas VI SD dan juga kesesuaian produk dengan indikator perkembangan kecerdasan emosional siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengamatan sebelum dan sesudah menggunakan panduan permainan tradisional benteng. Hasil uji keefektifan produk panduan permainan tradisional benteng adalah nilai t hitung > t tabel (4.827 > 2.160) sehingga penggunaan produk panduan permainan tradisional benteng efektif dalam meningkatkan kecerdasan emosional.
Memprediksi Minat Karier dan Pilihan Aspirasi Terhadap Pertimbangan Pilihan Karier Berdasarkan Social Cognitive Career Theory (SCCT) Ishlakhatus Sa’idah
JKI (Jurnal Konseling Indonesia) Vol. 3 No. 2 (2018): Jurnal Konseling Indonesia
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.001 KB) | DOI: 10.21067/jki.v3i2.2470

Abstract

This research aims to predict the model interest Social Cognitive career Theory (SCCT) through a testrun to 600 high school students in Gresik Regency. Subject completed measures of self-efficacy incareer, expectations of a result, interests, support and social barriers, and considerations in thechoice of six types of RIASEC Holland (1997). Model options integrated interest meets the data wellin all types of Holland and generally supports the hypothesis that self-efficacy and outcomeexpectations are similarly predict the interest, and that interest in self-efficacy mediate therelationships and expectations the results for the consideration of the options. Contrary to SCCT,support and social barriers related considerations the option indirectly i.e. via self-efficacy. Theimplications of these findings for further research is the importance of cross-cultural validity ofconsideration on the SCCT
Efektivitas Konseling Kelompok Dengan Teknik Reframing Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Positif Siswa Di SMPN 3 Pademawu Pamekasan Sri Wahyuni; Ishlakhatus Sa'idah
MEDIKONS Vol 7 No 1 (2021): Medikons Volume 7 No. 1 Mei Tahun 2021
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil pengamatan peneliti ketika melaksanakan wawancara kepada guru BK yang ada di SMPN 3 Pademawu. Menurutnya, permasalahan yang rentan dialami siswa di sana adalah ketidakmampuan berpikir positif mengenai permasalahan yang berkaitan dengan sekolah. seperti tidak mengerjakan PR, atribut tidak lengkap, terlambat sekolah, tidak menghadiri ekstrakurikuler dan lain-lain. Sikap seperti itu muncul karena kebanyakan dari mereka memiliki pemikiran yaitu mereka bersekolah yang penting lulus dan banyak dari mereka setelah itu tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.Permasalahan yang terjadi karena pikiran salah satu alternatifnya yaitu menggunakan teknik reframing, sehingga judul dalam penelitian ini adalah “Efektivitas Konseling Kelompok dengan Teknik Reframing untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Positif Siswa di SMPN 3 Pademawu Pamekasan “.Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguji efektivitas konseling kelompok dengan teknik reframing dalam meningkatkan kemampuan berpikir positif siswa di SMPN 3 Pademawu Pamekasan.  Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jenis penelitian design pre experimental bentuk rancangan one group pre test-post test yaitu pengukuran diawal dan diakhir.  Subjek dalam penelitian ini sebanyak 6 orang. Dengan menggunakan anilisis non parametrik uji Wilcoxon, hasil analisis signifikansi dalam penelitian ini yaitu diperoleh nilai asymp sig 0,027 ˂ 0,05. Sehingga dalam penelitian ini Hipotesis diterima yaitu konseling kelompok dengan teknik reframing efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir positif siswa di SMPN 3 Pademawu Pamekasan.Kata Kunci: Konseling Kelompok, Teknik Reframing, Kemampuan Berpikir Positif
Hubungan Antara Self Efficacy dengan Pengambilan Keputusan Karier pada Siswa Kelas XII Putri MA Miftahul Qulub Galis Pamekasan Nuri Istiqlailia; Ishlakhatus Sa'idah
Edu Consilium : Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Neegri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ec.v2i2.4937

Abstract

This research was motivated by many students at MA Miftahul Qulub who still lacked confidence in making career decisions. This can be seen from their inability to determine further studies to college as desired. There are also some students who are still confused about what to do after graduation. Self efficacy can influence students in determining the chosen decision making. So that in this study, researchers are interested in conducting research with the title "The Relationship Between Self Efficacy With Career Decision Making in Class XII Female Students of MA Miftahul Qulub Galis Pamekasan". The purpose of this study was to determine whether or not there was a relationship and the magnitude of the relationship between self-efficacy and career decision-making for the class XII female students of MA Miftahul Qulub Galis Pamekasan. This research is a quantitative research with the type of correlational analysis to see the relationship of the two variables of this study. The subjects in this study were 25 people. Data analysis used the Product Moment correlation method with the help of SPSS v.25 software for windows. The results of the correlation analysis showed that the significance value (p) obtained was 0.000, and the correlation coefficient (r) was 0.709. So that in this study the hypothesis is accepted, namely there is a relationship between self-efficacy and career decision making in class XII Putri MA Miftahul Qulub Galis Pamekasan students.
PENGEMBANGAN KARIER BERDASARKAN IDENTITAS DAN ASPIRASI KARIER SANTRI (Pendampingan Bimbingan Karier di Pondok Pesantren Al-Kautsar Pamekasan) Imam Hanafi; Ishlakhatus Sa’idah; Diana Vidya Fakhriyani
PERDIKAN (Journal of Community Engagement) Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/pjce.v3i1.4341

Abstract

Career planning is an essential aspect of individual career development. Skills in making career decisions are the main goals of career planning that every individual must take. Furthermore, career decisions taken by individuals cannot be separated from considerations of self-identity and social, which are a source of value and a place where various things are available individuals can use that for their development. In fact, not all individuals are capable of planning a career. Including the final year students at the Al-Kautsar Pamekasan Islamic Boarding School. The ability of the final year students to prepare for their careers is still low. This can be seen from the various problems that have arisen in relation to the choice of the type of further study, the choice of a job plan, and those related to the unpreparedness of high school graduates to enter further education. Therefore, it is necessary to make efforts to assist students in planning their future careers, one of which is through career guidance services packaged in Community Service. In the implementation of these activities, participants seemed enthusiastic about participating in activities that were marked by actively discussing career planning. The continuity of the implementation of this activity, namely ongoing assistance and consultation. (Perencanaan karier merupakan salah satu aspek yang penting dalam perkembangan karier individu. Kecakapan dalam mengambil keputusan karier merupakan tujuan utama dari perencanaan karier yang harus ditempuh oleh setiap individu. Selanjutnya, keputusan karier yang diambil individu tidak lepas dari pertimbangan identitas diri dan sosial yang merupakan sumber nilai dan tempat tersedianya berbagai hal yang dapat dimanfaatkan oleh individu bagi pengembangan dirinya. Faktanya, tidak semua individu mampu dalam merencanakan karier. Termasuk, pada santri tingkat akhir di Pondok Pesantren Al-Kautsar Pamekasan. Kemampuan santri tingkat akhir dalam mempersiapkan kariernya masih rendah. Hal ini tampak dari berbagai masalah yang muncul baik yang berkaitan dengan pemilihan jenis studi lanjutan, pemilihan rencana pekerjaan maupun yang berkaitan dengan ketidaksiapan para lulusan SMA dalam memasuki pendidikan lanjutan. Maka dari itu, perlu adanya upaya untuk membantu santri dalam merencanakan karier masa depannya, salah satunya yaitu melalui layanan bimbingan karier yang dikemas dalam Pengabdian Kepada Masyarakat. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan yang ditandai dengan aktif berdiskusi tentang perencanaan kariernya. Keberlanjutan pelaksanaan kegiatan ini, yaitu dilakukan pendampingan dan konsultasi secara berkelanjutan).