Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CAHAYA, ALAT OPTIK, DAN GANGGUAN PADA MATA Elfida dhiu; Yolita Frederika Ndana; Ainun Jariyah; Maria Garsela Gidha
Jurnal Bionatural Vol. 12 No. 2 (2025): JURNAL BIONATURAL
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vision is a precious sense, involving the intricate interaction between light, eye structure, and optical technology. Light is the main source of information, an electromagnetic wave with a visible spectrum wavelength of 400–700 nm. The human eye is a natural optical organ, where light passes through the cornea (contributing 2/3 of the refractive power) and crystalline lens, then focused onto the retina, which converts it into electrical signals. Various vision disorders, such as myopia (nearsightedness) affecting over 15% of Indonesian school-age population, are increasing due to modern lifestyles. Optical tools, such as spectacles (concave lenses for myopia, convex for hypermetropia) and contact lenses, are used for refractive correction. Advanced technology includes LASIK surgery (reshaping the cornea with a laser) and Optical Coherence Tomography (OCT) for early diagnosis of retinal disorders. Eye disorder prevention includes the 20-20-20 Rule, carotenoid and omega-3 nutrition, and protection from UV and blue light. This article provides a deep understanding of the physical properties of light, eye anatomy, optical instruments, and eye disorders, along with practical tips for maintaining eye health.
IMPLEMENTASI KONSEP GAYA DAN GERAK MELALUI MEDIA VIDEO DAN EKSPERIMEN SEDERHANA DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR Elfrida Dhiu; Felix Welu; Yolita Frederika Ndana; Suryati Dewita Lawas
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 04 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) memainkan peran penting dalam membantu siswa memahami berbagai fenomena di sekitarnya, termasuk konsep gaya dan gerak. Namun dalam praktiknya, materi tentang gaya dan gerak seringkali disampaikan secara teoritis, sehingga siswa kesulitan memahami penerapannya di dunia nyata. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi konsep gaya dan gerak dalam pembelajaran sains melalui penggunaan metode dan media pengajaran yang lebih efektif, menarik, dan kontekstual. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, interaktif, diskusi, dan praktik langsung sederhana menggunakan benda-benda sehari-hari di sekitar siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan metode dan media pembelajaran yang tepat dapat meningkatkan pemahaman, partisipasi aktif, dan minat siswa terhadap materi gaya dan gerak. Kesimpulannya, implementasi konsep gaya dan gerak dalam pembelajaran sains dapat dicapai secara lebih bermakna ketika dihubungkan dengan pengalaman nyata siswa.