Pelayanan program studi Teknik Informatika di Universitas Islam Makassar masih menunjukkan kelemahan dalam efisiensi dan keteraturan proses. Hal ini menyebabkan penumpukan mahasiswa di depan ruangan kaprodi, yang mengakibatkan banyak waktu mahasiswa terbuang hanya untuk menunggu giliran, Sehingga tidak hanya menghambat kelancaran proses administrasi, tetapi juga memengaruhi kenyamanan dan produktivitas baik mahasiswa maupun staff akademik. Berdasarkan masalah tersebut berupaya untuk mengembangkan Aplikasi Layanan Akademik Mahasiswa Berbasis Website yang diharapkan dapat membuat mahasiswa mengetahui jadwal Antrean tanpa harus membuang waktu menunggu didepan ruang Kaprodi. Peneliti mengumpulkan data relevan yang dibutuhkan melalui tinjauan pustaka serta melakukan pengamatan langsung terhadap proses dan mekanisme layanan akademik yang ada. Setelah itu peneliti mulai mengembangkan aplikasi menggunakan metode Systems Development Life Cycle (SDLC), yang mana metode tersebut meliputi perencanaan, analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa sistem antrian yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan antrean di kantor Ketua Program Studi (Kaprodi) Teknik Informatika, Universitas Islam Makassar. Dengan diterapkannya sistem ini, proses antrean menjadi lebih terstruktur, transparan, dan mudah diakses oleh mahasiswa maupun staf akademik. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk mengambil nomor antrean secara digital, mengurangi antrean fisik yang sering kali menyebabkan ketidaknyamanan dan pemborosan waktu. Selain itu, fitur pemanggilan antrean yang terintegrasi membantu memastikan bahwa setiap mahasiswa dilayani secara tertib sesuai urutan, sehingga dapat meminimalisir antrean panjang dan meningkatkan produktivitas layanan akademik. Setelah proses SDLC dilaksanakan, peneliti menarik kesimpulan bahwa sistem antrian yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan antrean pada sistem layanan akademik.