Donny Hartanto
RSUD IR Soekarno Sukoharjo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Otitis Media Supuratif Kronik Muhjatul Qolbi Nafi'ah; Vivi Nur Fitriana; Donny Hartanto
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Otitis media supuratif kronik merupakan kondisi inflamasi pada telinga bagian tengah disertai perforasi membran timpani dan riwayat keluarnya sekret dari liang telinga lebih dari 2 bulan. Prevalensi di dunia yaitu sekitar 65-330 juta orang, terutama di negara berkembang. Penyebab paling sering dari OMSK adalah Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus.Terdapat dua tipe OMSK, yaitu OMSK tipe benigna (tanpa kolesteatoma) dan tipe maligna (dengan kolesteatoma). Kerusakan fungsi pendengaran merupakan salah satu gejala sisa yang sering terjadi dari otitis media supuratif kronis. Di Indonesia, angka kejadian OMSK masih tinggi. Oleh sebab itu, diperlukan tatalaksana yang tepat untuk mengatasi OMSK di Indonesia. Tatalaksana yang diberikan berupa pembersihan liang telinga, antibiotik topikal dan sistemik, dan pembedahan.
Seorang Laki-Laki Usia 28 Tahun dengan Rinosinusitis Kronis: Laporan Kasus Kurnia Lutfi Fauzia Rahayu; Donny Hartanto
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang, Rinosinusitis kronis merupakan inflamasi kronik pada mukosa hidung dansinus paranasal yang sering terjadi ditandai dengan dua gejala atau lebih, salah satunya harus berupa sumbatan atau obstruksi atau nasal discharge (sekret hidung anterior/posterior) dan dapatdisertai nyeripada wajah dan/atau berkurangnya sensitivitas pembau dan berlangsung >12 minggu. Beberapa penelitian ada beberapa bakteri pathogen yang berkaitan dengan rinosinusitis kronis. Laporan Kasus, seorang pasien laki-laki usia 28 tahun datang ke RSUD Sukoharjo dengankeluhan hidung sebelah kanan merasakan bau busuk yang dirasakan sejak 5 bulan yang lalu. Pasien mengatakan mencium bau busukjarang tetapi memberat 2 hari terakhir dan terus menerus. Pasien juga mengeluhkan nyeri pada wajahsebelah kanan. Nyeri terutama dirasakan pada saat sujud dan saat pasien kelelahan, keluhan disertai dengan adanya lendir, lendir yang keluar kental berwarna kekuningan dan berbau busuk. Hidung pasien juga terkadang merasa tersumbat dan merasa demam. Pada pemeriksaan fisik rinoskopi anteriordidapatkan mukosa dan konkha hidung kanan hiperemis (+), udem (+), hipertrofi (+) septum deviasi (+),terdapat pus di meatus media dextra, nyeri tekan sinus paranasal ethmoidalis kanan. Pada pemeriksaantambahan Ct-Scan spn sinusitis maksilaris dextra dan ethmoidalis dextra KOM (kompleks osteomeatal) dextra tertutup. Tatalaksana rinosinusitis kronis dengan pembedahan Cald Well- Luc danEthmoidektomi.