Eka Putri Widya Arsia Riadi
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Laporan Kasus: Seorang Laki-Laki 30 Tahun dengan Demam Tifoid Eka Putri Widya Arsia Riadi; Mohamad Ananto Cahyoajibroto
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam tifoid merupakan penyakit demam akut dan infeksius yang disebabkan oleh bakteri Salmonella enterica khususnya turunannya, yaitu Typhi, Paratyphi A, Paratyphi B dan Paratyphi C. Cara penularan bakteri ini melalui fecal dan oral yang masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi. Individu dengan demam tifoid membawa bakteri dalam aliran darah dan saluran usus. Gejalanya meliputi demam tinggi berkepanjangan, kelelahan, sakit kepala, mual, sakit perut, dan konstipasi atau diare. Pasien pada kasus ini mengeluhkan lemas dan demam naik turun yang berlangsung selama 8 hari. Pasien juga mengeluhkan nyeri kepala dan kedua mata perih, kaki dan tangan terasa pegal, mual dan muntah sebanyak <5 kali, dan BAB cair sebanyak 3 kali. Pemeriksaan serologi Salmonella typhi IgM dan IgG dinyatakan positif, pemeriksaan darah lengkap didapatkan trombositopenia dan limfositopenia. Hasil pemeriksaan USG abdomen menunjukkan hepatomegali dan sludge gall bladder serta pemeriksaan enzim transaminase didapatkan peningkatan SGOT. Pasien juga mengalami azotemia renal dimana terjadi peningkatan kadar kreatinin. Terapi yang diberikan pada pasien ini adalah terapi suportif berupa tirah baring dan menjaga asupan cairan, terapi simptomatik diberikan untuk mengurangi keluhan serta terapi definif berupa pemberian antibiotik lini kedua yaitu levofloxacin.
Pendekatan Kedokteran Keluarga pada Tn. S dengan TB MDR dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Kepatuhan Konsumsi Obat Almas Hilwiana; Eka Putri Widya Arsia Riadi; Rahmat Dani Yamsun; S Sulistyaningsih; Yusuf Alam Romadhon
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Multi drug-resistant tuberculosis (MDR-TB) didefinisikan sebagai TB yang disebabkan oleh strain MTB dengan resistensi setidaknya terhadap rifampisin dan isoniazid. Jumlah total orang terdeteksi MDR-TB yang terkonfirmasi laboratrium pada tahun 2022 di Indonesia sebesar 5.608 orang, sedangkan pasien dengan pengobatan sebesar 2.801. Di Puskesmas Weru, Temuan kasus TB di Kecamatan Weru didapatkan sebanyak 31 kasus pada tahun 2021. Kami melaporkan kasus TB MDR pada Tn.S. Keluhan yang dirasakan batuk dengan frekuensi jarang setiap pagi yang terkonfirmasi sebagai TB-MDR dengan keluhan penyerta berupa GERD dan mengalami efek samping dari konsumsi TB-MDR berupa munculnya gejala psikosis. Keluarga Tn.S berbentuk extended family . Penilaian APGAR Family dengan skor 8,5 degan interpretasi sangat fungsional. Nilai SCREEM didapat pasien berhubungan baik dengan keluarga dan kurang berinteraksi dengan tetangga, ekonomi menengah kebawah, pendidikan terakhir SD, suku jawa, pasien memiliki JKN-KIS. Diagnostik holistic aspek klinis pasien yaitu TB MDR dengan efek samping GERD dan psikotik, harapan pasien dapat sembuh dan mengonsmsi obat tanpa khawatir timbul efek samping. Intervensi yang diberikan yaitu pendekatan ke pasien dan keluarga dalam rangka mengedukasi agar pasien berkenan untuk dirujuk ke RSUP Moewardi untuk berkonsultasi terkait lanjutan pengobatan pasien.