Yunita Sri Ulina Sitepu
Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Deteksi Dini Masalah Psikososial Anak menggunakan Pediatric Checklist Symptom-17 (PSC-17) pada Anak Usia 4-17 Tahun di Puskesmas Pasar Minggu Yunita Sri Ulina Sitepu; Mia Ayu Prasetya Diyan Astri; Dewi Purnamawati
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Anak memiliki kebutuhan dasar untuk tumbuh kembang secara optimal baik secara fisik maupun mental. Kebutuhan tersebut terdiri dari kebutuhan fisik-biologis (asuh), kebutuhan kasih sayang dan emosi (asih), dan kebutuhan stimulasi (asah). Masalah Psikososial pada anak merupakan salah satu isu kesehatan mental yang mendesak dan berdampak pada perkembangan emosional, perilaku, sosial, serta akademik. Deteksi dini masalah psikososial pada anak menjadi suatu hal yang sangat penting untuk dilakukan. Selain mengidentifikasi potensi masalah psikososial, juga dapat memungkinkan intervensi yang tepat dalam melakukan tatalaksana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran hasil deteksi dini masalah psikososial anak dengan menggunakan kuesioner Pediatric Symptom Checklist (PSC-17). Metode: Rancangan deskriptif analitik dengan metode cross sectional menggunakan uji statistik chi square test. Deteksi Dini Dilakukan pada 52 anak usia 4-17 Tahun yang mendapatkan pelayanan di Puskesmas Pasar Minggu dengan rentang waktu bulan Januari-September 2023. Saat melakukan sesi konseling, responden atau wali mengisi maupun mendapatkan pertanyaan terkait kuesioner PSC-17 yang berisi 17 pertanyaan mengenai variable psikososial, yaitu internalisasi, atensi, dan eksternalisasi. Hasil: Deteksi Dini masalah psikososial menggunakan PSC-17 didapatkan hasil sebanyak 35 anak (67.3%) dari 52 responden yang mengalami masalah psikososial. Analisis faktor yang ditemukan adanya hubungan penggunaan gagdet (P=0.0001) dan status keluarga (P=0.004) terhadap masalah psikososial pada anak. Sedangkan faktor usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan serta status gizi anak tidak memiliki hubungan bermakna secara statistik terhadap masalah psikososial anak. Kesimpulan: Deteksi Dini menggunakan PSC-17 efektif digunakan untuk melihat potensi masalah psikososial pada anak. Faktor yang mempengaruhi masalah psikososial anak pada penelitian ini adalah penggunaan gagdet dan status keluarga. Rekomendasi PSC-17 dapat digunakan sebagai alat petugas maupun dokter di Puskesmas Pasar Minggu dalam mengidentifikasi masalah dan memberi intervensi yang tepat terhadap permasalahan psikososial yang dialami oleh anak.