Annanda Aditya Maharani
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ante Natal Care Tidak Lengkap dan Panjang Badan Lahir Kurang sebagai Faktor Risiko Stunting pada Balita Annanda Aditya Maharani; Mohammad Shoim Dasuki
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : stunting merupakan salah satu keadaan malnutrisi yang dapat terjadi pada balita yang diakibatkan berbagai faktor.prevalensi stunting pada balita di dunia diperkirakan ada 151 juta anak. Balita yang mengalami stunting. Indonesia sendiri memiliki presentase prevalensi status gizi (tb/u) pada indonesia memiliki presentase stunting 11,5% untuk kategori sangat pendek dan 19,3% untuk pendek. Catatan zscore kategori sangat pendek yaitu <-3,0 dan kategori pendek yaitu ≤-3,0 s/d <-2,0. Tujuan : mengetahui hubungan ante natal care dan panjang badan lahir dengan kejadian stunting di puskesmas adiluhur. Metode: jenis penelitian ini observasional analitik dengan pendekatan case control, dengan teknik purposive sampling. Sampel yang digunakan diambil dari buku kohort ibu dan bayi serta data e-ppgbm. Hasil: distribusi penelitian ini memiliki sampel laki-laki lebih banyak (63.4%) dibandingkan perempuan (36,6%). Or ante natal care 19,933 dan or panjang badan lahir 12,833 pada analisis bivairat. Pada analisis multivariat nilai or ante natal care sebesar 21,620 dengan or panjang badan lahir sebesar 17,104. Kesimpulan: dari penelitian ini didapatkan hasil yang menyatakan adanya hubungan ante natal care dan panjang badan lahir dengan kejadian stunting pada balita di puskesmas adiluhur.
Neonatus dengan Transient Tachypneu of The Newborn Annanda Aditya Maharani; Rahma Anindita
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Transient Tachypnea of Newborn (TTN) adalah kondisi jinak dan sembuh sendiri yang dapat muncul pada bayi dengan usia kehamilan berapa pun, segera setelah lahir. Memengaruhi sekitar 10% bayi yang dilahirkan antara usia kehamilan 33 dan 34 minggu. Kondisi TTN muncul beberapa menit hingga beberapa jam setela lahir. Temuan klinis biasanya mencakup tanda-tanda gangguan pernapasan seperti takipneu, cuping hidung, grunting, retraksi interkostal/subkostal/suprasternal dan suara crackles pada auskultasi. Temuan lain yang dapat timbul seperti takikardia, sianosis dan dada berbentuk tong karena hiperinflasi dapat juga terjadi. Presentasi kasus : bayi laki-laki usia 0 hari dilahirkan secara seksia sesarea dengan berat badan lahir 2000 gram. Keaadaan umum lemah, terjadi retraksi segera setelah lahir, didapati napas cuping hidung, nadi 123x/permenit, frekuensi napas 67x/menit, Spo2 90% tanpa oksigen, total down score 2. Dilakukan pemeriksaan gula darah sewaktu dengan hasil 88 dan pemeriksaan rongent thoraks didapati gambaran radiologi khas pada TTN. Diberikan terapi berupa injeksi ampicillin 50 mg/kgbb/12jam, injeksi gentamicin 10 mg/kgbb/24 jam, interlac 2x1/2 sach dan fototerapi.