Dania Talitha Rahma
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

LILA dan Sanitasi Lingkungan Faktor Resiko Stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan Dania Talitha Rahma; Mohammad Shoim Dasuki; Tri Agustina; Asri Alfajri
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan gangguan nutrisi jangka panjang karena asupan tidak terpenuhi. Stunting dilihat dari nilai Z-score <-2 SD dan <-3 SD. Di Indonesia tahun 2018 angka stunting tergolong tinggi yaitu 30,8%. Dampak dari terjadinya stunting yaitu kegagalan proses metabolisme, gangguan pada proses tumbuh balita, fungsi kognitif dan daya tahan tubuh menurun, dan berisiko terkena penyakit degeneratif. Beberapa faktor yang mengakibatkan stunting diantaranya status gizi ibu hamil dan akses sanitasi lingkungan. Data Puskesmas Juwiring tahun 2022 sanitasi lingkungan 46%, dan KEK 16,6%. Cakupan normal nasional untuk data sanitasi lingkungan 80% dan KEK 14,5%. Penelitian bertujuan menganalisis LILA dan sanitasi lingkungan faktor resiko stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan. Jenis penelitian analitik observasional dengan pendekatan case control. Besar sampel 180, dengan purposive sampling. Data diolah menggunakan distribusi frekuensi, Chi- Square, dan regresi logistik. Hasil menunjukkan LILA (p<0,001), sanitasi lingkungan (p<0,001) berpengaruh terhadap kejadian stunting pada 1000 HPK. Kesimpulan dari penelitian bahwa LILA dan sanitasi lingkungan merupakan faktor yang berhubungan dengan stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan.
Penatalaksanaan Kasus Multiple Fracture akibat Kecelakaan Lalu Lintas: Laporan Kasus Dania Talitha Rahma
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gastro
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Multiple fracture akibat kecelakaan lalu lintas merupakan kondisi traumatik berat yang sering terjadi pada usia produktif dan berpotensi menyebabkan komplikasi sistemik, terutama perdarahan dan gangguan fungsi muskuloskeletal. Penanganan yang cepat, sistematis, dan sesuai prinsip Advanced Trauma Life Support (ATLS) sangat menentukan luaran klinis pasien. Dilaporkan seorang laki-laki usia 34 tahun yang datang ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Dr. Hardjono S. Ponorogo dengan keluhan nyeri hebat pada ekstremitas kanan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas sepeda motor. Pemeriksaan klinis dan radiologis menunjukkan close fracture 1/3 medial femur dextra, open fracture 1/3 distal tibia dan fibula dextra, serta vulnus amputatum digiti V manus dextra. Pasien mendapatkan penatalaksanaan awal sesuai protokol ATLS, meliputi stabilisasi hemodinamik, kontrol nyeri, pemberian antibiotik, serta imobilisasi ekstremitas. Tindakan definitif yang direncanakan adalah Open Reduction Internal Fixation (ORIF). Fraktur tulang panjang, khususnya femur dan tibia, dapat menyebabkan kehilangan darah yang signifikan dan meningkatkan risiko syok hemoragik. Penilaian menyeluruh melalui primary dan secondary survey sangat penting untuk mendeteksi cedera yang mengancam nyawa. Penanganan multidisiplin dan perencanaan terapi definitif yang tepat berperan penting dalam mencegah komplikasi dini maupun lanjut, termasuk infeksi dan gangguan penyembuhan tulang. Multiple fracture akibat kecelakaan lalu lintas memerlukan pendekatan komprehensif berbasis ATLS. Diagnosis yang cepat, stabilisasi awal yang adekuat, serta tatalaksana bedah dan rehabilitasi yang optimal dapat meningkatkan prognosis dan pemulihan fungsi pasien.