Nabila Nuraya
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Jamu Sehat Anti Hipertensi: Upaya Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi secara Alami di Masyarakat Nisa Adellia Safitri; Isniasta Eka Putri; Kharisma Rahmatya Mulyawati; Maharani Nabila Anggraini; K Kamila; Putik Firdiani Kamila; Nabila Nuraya; Shafa Maulidya Prayanto; Bilqiis Ramadhani Lombayan; Salisa Darma Agustin; Ratri Rahmadina; Hibban Dzaki Imam Azzufar; Anisa Catur Wijayanti
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi dan dikenal sebagai silent killer karena sering tidak menimbulkan gejala namun dapat menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikendalikan. Berdasarkan hasil survei di Dusun IV Desa Tegalsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, ditemukan rendahnya pengetahuan masyarakat dan keterampilan kader posyandu dalam melakukan pemeriksaan tekanan darah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pencegahan serta pengendalian hipertensi melalui edukasi kesehatan dan pemberdayaan kader. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan pra- eksperimen dengan desain one group pre and post test yang melibatkan 27 responden, serta dilengkapi kegiatan demonstrasi pembuatan jamu penurun hipertensi "JATES" (Jamu Tegalsari Sehat) dan pelatihan penggunaan alat tensi digital bagi kader posyandu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 31,7% dengan nilai signifikansi p = 0,033 (<0,05), serta peningkatan keterampilan kader dalam penggunaan alat tensi digital dan kemampuan mempraktikkan pembuatan jamu dengan benar. Kegiatan ini juga menghasilkan peningkatan partisipasi masyarakat dalam upaya deteksi dini dan pengendalian hipertensi secara mandiri. Simpulan dari kegiatan ini adalah program edukasi kesehatan dan pelatihan kader yang disertai inovasi pemanfaatan bahan lokal terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dan kader posyandu terhadap upaya pencegahan hipertensi di wilayah Dusun IV Desa Tegalsari.
Teacher and Peer Support of Blood Supplement Tablet Consumption Compliance in Anemia Nabila Nuraya; Ayu Khoirotul Umaroh
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 17 No. 2 (2026): Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ftnxjc18

Abstract

Anemia in adolescent girls is a public health problem due to iron deficiency triggered by menstruation and rapid growth, with a high prevalence in Junior High School students in Boyolali so that it requires a Blood Supplement Tablet (TTD) supplementation program for prevention. This study aims to analyze the relationship between teacher and peer support for TTD consumption compliance in grade VII students of Junior High School 1, 2, and 6 Boyolali in 2025. The study used a cross-sectional observational analytical design with a sample of 170 female students selected proportionate random sampling from a population of 373 female students aged 12-14 years; data collected through a validated 39-item Likert questionnaire (Cronbach alpha 0.804-0.954) measuring emotional, informational, judgmental, instrumental, and TTD adherence support; univariate analysis for frequency and bivariate distribution of Chi-Square with α=0.05. Univariate results showed equal teacher support (poor 50.6%; good 49.4%), poor peer support (51.2%), low obedience (non-compliance 57.6%; compliance 42.4%). The results of the analysis showed that there was a relationship of teacher support (p=0.000; 95% CI 2.30-8.207) and peer support (p=0.000; CI 95% 1.552-5.482) on TTD consumption adherence. Therefore, there is a need to develop a school-based TTD intervention model that prioritizes the role of teachers and peers.