Regia Puspa Astari
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Pencegahan Stunting dan Demonstrasi Pengolahan MPASI bagi Ibu Hamil dan Ibu Baduta di Posyandu Wilayah Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur Regia Puspa Astari; Ammy Fahmy Myala; Fathinah Ranggauni Hardy
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Jakarta Timur yang memerlukan intervensi edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan literasi gizi ibu. Edukasi mengenai Makanan Pendamping ASI (MPASI) sangat krusial mengingat masa transisi nutrisi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan menentukan kualitas pertumbuhan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan ibu hamil dan ibu baduta mengenai pencegahan stunting serta memberikan pengalaman praktik pengolahan MPASI. Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi, diskusi interaktif, demonstrasi pengolahan MPASI, serta evaluasi pre-test dan post-test. Peserta berjumlah 29 orang yang terdiri dari 12 ibu hamil dan 17 ibu baduta di wilayah Kecamatan Pulogadung. Materi kegiatan meliputi edukasi pencegahan stunting dan praktik pengolahan MPASI. Instrumen pengukuran menggunakan kuesioner tes pengetahuan, dan data dianalisis secara deskriptif untuk melihat perbandingan skor rerata. Hasil: Temuan kuantitatif menunjukkan skor rerata pre-test sebesar 8,79 dan skor rerata post-test sebesar 8,86. Terdapat peningkatan skor pengetahuan yang sangat tipis sebesar 0,07 poin. Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas peserta sebenarnya telah memiliki pemahaman dasar yang baik sebelum kegiatan dilakukan, sehingga edukasi lebih bersifat memperkuat informasi yang sudah ada. Selain itu, proses kegiatan berjalan interaktif di mana peserta terlibat aktif dalam diskusi dan demonstrasi pengolahan MPASI. Simpulan: Kegiatan ini berperan sebagai penguatan literasi gizi dan pengalaman praktik dalam pengolahan MPASI mengenai stunting dan MPASI. Meskipun peningkatan skor pengetahuan tidak besar secara numerik, kegiatan ini tetap penting untuk menjaga konsistensi pemahaman ibu. Pendampingan berkelanjutan diperlukan untuk memastikan pengetahuan tersebut diimplementasikan dalam praktik pengasuhan sehari-hari.