Farid Nurdiansyah
RSUD dr. Harjono Ponorogo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Endometriosis Oki Vinolia Amalanda Putri; Farid Nurdiansyah
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gastro
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Endometriosis merupakan penyakit neuroinflamasi kronis pada wanita usia reproduktif yang ditandai oleh adanya jaringan mirip endometrium di luar rahim. Endometriosis disebut sebagai estrogen dependent disease. Sekitar 6-10% wanita usia produktif mengalami endometriosis yang berhubungan dengan nyeri panggul kronis, dismenore, dispareunia, keluhan intestinal siklik, serta gangguan fertilitas yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup. Variabilitas manifestasi klinis dan kemiripan gejala dengan kelainan ginekologis lainnya menyebabkan keterlambatan diagnosis yang berdampak pada progresivitas penyakit dan peningkatan morbiditas, bahkan penelitian di Spanyol dan Inggris melaporkan penegakkan diagnosis endometriosis terlambat hingga 8 tahun. Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil anamnesis gejala klinis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, dan laparoskopi sebagai baku emas. Tatalaksana endometriosis bergantung pada keluhan spesifik yang dialami, tingkat keparahan gejala, lokasi lesi, tujuan pengobatan, dan keinginan untuk mempertahankan kesuburan di masa mendatang. Tatalaksana endometriosis meliputi tatalaksana medikamentosa ataupun intervensi bedah. Endometriosis sulit disembuhkan kecuali perempuan sudah menopause, angka kesembuhan sekitar 10-20% bahkan setelah penanganan bedah konservatif.
Laporan Kasus: Karsinoma Ovarium pada Wanita Usia 59 Tahuan Syblia Khorihati; Farid Nurdiansyah
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gastro
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karsinoma ovarium merupakan salah satu keganasan ginekologi dengan angka mortalitas tinggi akibat gejala awal yang tidak spesifik sehingga sering terdiagnosis pada stadium lanjut, terutama pada wanita postmenopause. Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan manifestasi klinis, proses diagnostik, serta tatalaksana karsinoma ovarium pada seorang wanita usia lanjut. Metode yang digunakan adalah laporan kasus deskriptif terhadap seorang wanita usia 59 tahun yang datang dengan keluhan mual dan muntah sejak dua hari sebelum masuk rumah sakit, disertai perut membesar kurang lebih dua bulan, rasa penuh, sesak, cepat kenyang, penurunan nafsu makan, dan badan lemas. Pasien telah menopause sejak 13 tahun sebelumnya. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya massa abdomen, sedangkan pemeriksaan ultrasonografi menemukan massa kistik dengan komponen solid berukuran ±12,9 × 14,9 × 16,5 cm di adnexa kiri. Pasien menjalani tindakan laparotomi dengan total abdominal hysterectomy dan bilateral salpingo-oophorectomy. Hasil pemeriksaan patologi anatomi menunjukkan clear cell carcinoma ovarium kiri dengan metastasis pada cairan asites. Laporan ini menunjukkan bahwa massa ovarium pada wanita postmenopause memiliki risiko tinggi keganasan sehingga memerlukan kewaspadaan klinis. Disimpulkan bahwa diagnosis dini melalui evaluasi klinis dan penunjang yang tepat serta tatalaksana operatif yang adekuat sangat berperan dalam memperbaiki prognosis. Pendekatan multidisiplin dan tindak lanjut berkelanjutan penting untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.