Pikri, Nur
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Computer Vision Syndrome pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di BAPPEDA Provinsi Kalimantan Barat Pikri, Nur; Trisnawati, Elly; Alamsyah, Dedi
Jumantik Vol 11 No 1 (2024): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v11i1.6833

Abstract

Prevalensi kejadian Computer Vision Syndrome mencapai 64-90% pada pengguna komputer dengan jumlah penderita di seluruh dunia diperkirakan sebesar 60 juta orang dan setiap tahun akan terus muncul 1 juta kasus baru. Pekerja kantoran adalah salah satu jenis pekerjaan yang paling berisiko untuk mengalami CVS, hal ini dikarenakan tuntutan tugas yang secara keseluruhan diselesaikan dengan menggunakan komputer/laptop serta dengan waktu yang lebih dari standarnya yaitu 2 jam secara terus-menerus. Hal tersebut didukung dengan adanya temuan hasil studi pendahuluan yang dilakukan menyatakan bahwa 9 dari 10 orang (90%) ASN mengalami CVS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan Computer Vision Syndrome pada ASN di BAPPEDA Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional dengan teknik pengambilan sampel total sampling yaitu sebanyak 62 responden. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa kuesioner, luxmeter, dan rollmeter. Uji statistik/analisis data yang digunakan adalah uji Correlation Pearson dan Rank Spearman dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara jarak pandang mata ke layar (p-value = 0,00) dan durasi penggunaan komputer/laptop terus-menerus (p-value = 0,00) dengan keluhan CVS. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di BAPPEDA Provinsi Kalimantan Barat, disimpulkan bahwa hanya ada dua variabel yang berhubungan dengan terjadinya CVS yaitu jarak pandang dan durasi penggunaan terus-menerus. Disarankan kepada pekerja untuk menerapkan kebiasaan beristirahat selama 15 menit setiap 2 jam penggunaan komputer dan bekerja dengan jarak pandang ≥50 cm.