Dwi Kartika, Devi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE PEMBIASAAN MEMBACA ASMAUL HUSNA & SURATAN PENDEK SEBAGAI UPAYA DALAM MENINGKATKAN NILAI RELIGIUS SISWA DI SD NEGERI 2 BANJARSARI WETAN BANYUMAS Dwi Kartika, Devi; Andriani, Ana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.13537

Abstract

Kondisi pada saat ini akhlak pada generasi muda mulai rendah sehingga memerlukan sebuah bimbingan dari lembaga pendidikan agar mampu mempunyai karakter yang baik sesuai dengan ajaran agama. Jika dilihat dari bidang keagamaannya bahwa peserta didik di sekolah dasar memiliki pengetahuan dan pemahaman yang rendah terhadap bacaan Al Qur’an, sehingga dapat dilihat pada pelaksanaan pembiasaan peserta didik kurang menyimak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan metode pembiasaan membaca Asmaul Husna dan Suratan pendek diterapkan, serta untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam upaya pembiasaan yang dilaksanakan oleh pihak sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang berarti mendeskripsikan atau menggambarkan dengan menggunakan data berupa kata-kata tentang informasi nyata di lapangan. Penelitian ini, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan analisis model Miles Huberman dan Saldana (2014: 33) yang terdiri dari data kondensasi, penyajian data, dan kesimpulan. Temuan yang diperoleh oleh peneliti menunjukkan bahwa kegiatan pembiasaan membaca Asmaul Husna dan Suratan pendek merupakan salah satu program keagamaan yang diselenggarakan di SD Negeri 2 Banjarsari Wetan guna meningkatkan nilai religius pada siswa dan kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari jum’at pukul tujuh pagi dan sebelum proses pembelajaran didalam kelas dimulai. Faktor pendukung yang ditemukan oleh peneliti dalam kegiatan membaca Asmaul Husna dan Suratan pendek yaitu fasilitas yang memadai, guru yang rajin dan konsisten, adanya kegiatan BTQ, dan pemberian reward. Sedangkan untuk faktor penghambatnya yaitu faktor alam atau cuaca, rendahnya kesadaran siswa, dan ketidakmampuan siswa dalam menghafal dan membaca Al Qur’an.