Analysis of the Main Character's Inner Conflict in the Novel Wanita Metakil aims to identify the factors that give rise to inner conflict as well as the problem-solving strategies employed by the main character in accordance with the narrative structure of Wanita Metakil by Trijana PR. This study employs a literary psychology approach, a gender perspective, and literary function theory employing a descriptive qualitative approach. Information was gathered via textual examination and the documentation of conversations. supported by theoretical triangulation encompassing Freud’s psychoanalysis, Coser’s conflict theory, and Todorov’s structuralism. The findings indicate that the main character’s inner conflict emerges from a complex interaction of internal and external factors, social norms, and gender constructions within Javanese society. These conflicts are manifested in tensions between personal desires and social responsibilities, resulting in psychological pressure and moral dilemmas. Conflict resolution is achieved through coping strategies in the form of cognitive restructuring and emotional regulation. This study enhances the understanding of the interrelationship between character psychology, social norms, and gender dynamics in Javanese literary works. Keywords: inner conflict, literary psychology, gender ABSTRAK Analisis psikologis batin tokoh utama novel Wanita Metakil bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang menyebabkan munculnya konflik batin serta strategi penyelesaian masalah yang digunakan tokoh utama sesuai dengan alur cerita dalam novel Wanita Metakil karya Trijana PR. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra, perspektif gender, dan fungsi sastra dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui telaah teks dan pencatatan dialog, serta didukung oleh triangulasi teori yang meliputi psikoanalisis Freud, teori konflik Coser, dan strukturalisme Todorov. Penelitian menunjukkan bahwa konflik yang terjadi dalam hati tokoh utama timbul karena adanya hubungan yang rumit antara faktor dari dalam diri dan luar, serta norma-norma sosial.serta konstruksi gender dalam masyarakat Jawa. Konflik tersebut terwujud dalam pertentangan antara keinginan pribadi dan tanggung jawab sosial yang menimbulkan tekanan psikologis dan dilema moral. Penyelesaian konflik dilakukan melalui strategi koping berupa penataan kognitif dan pengendalian emosi. Temuan penelitian ini memperkuat pemahaman mengenai keterkaitan antara psikologi tokoh, norma sosial, dan dinamika gender dalam karya sastra Jawa. Kata kunci: konflik batin, psikologi sastra, gender