Ucok Benedictus Sinaga
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

A PEMANFAATAN VIDEO PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN INTERAKSI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK FASE F KELAS XI DI SMA ST ANTONIUS BANGUN MULIA MEDAN: Video Pembelajaran, Interaksi Belajar, Pendidikan Agama Katolik Ucok Benedictus Sinaga; Erikson Simbolon
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.53367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan video pembelajaran dalam meningkatkan interaksi belajar Pendidikan Agama Katolik pada siswa kelas XI di SMA Santo Antonius Bangun Mulia Medan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif untuk menciptakan proses belajar yang aktif, menarik, dan mampu meningkatkan interaksi belajar siswa. Dalam praktik pembelajaran, masih ditemukan kebutuhan akan media yang dapat membantu siswa memahami materi secara konkret serta mendorong keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, video pembelajaran dipandang sebagai media audio-visual yang efektif untuk mendukung proses belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian yang terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Katolik, dan siswa kelas XI SMA Santo Antonius Bangun Mulia Medan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan video pembelajaran mampu meningkatkan interaksi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. Video pembelajaran membantu siswa memahami materi melalui visualisasi dan contoh nyata, meningkatkan minat belajar, serta mendorong siswa lebih aktif bertanya, menjawab, dan berdiskusi. Selain itu, penggunaan video yang relevan, mudah dipahami, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran turut menciptakan suasana belajar yang aktif, interaktif, dan kondusif.