Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan guru dalam mengembangkan E-LKPD yang kontekstual dengan budaya lokal suku Insana sehingga murid mengalami kesulitan memahami materi tradisi budaya masyarakat sekitarku yang bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD berbasis kearifan lokal suku Insana pada materi tradisi budaya masyarakat sekitarku kelas IV SDK Sekon yang layak, menarik, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan non-tes melalui angket validasi ahli materi, ahli media, ahli bahasa, angket respon guru dan murid, serta tes hasil belajar. Data dianalisis menggunakan uji normalitas dan uji linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi 0,160 dan memiliki hubungan linier dengan nilai 0,811. Produk E-LKPD memperoleh kategori sangat layak berdasarkan validasi ahli media 94,45%, ahli materi 91,07%, dan ahli bahasa 96,87%. Respon murid mencapai 95,58% dan respon guru 97,91%. Nilai rata-rata pretest sebesar 52,29 meningkat menjadi 86,25 pada posttest dengan selisih 33,96. Nilai N-Gain sebesar 0,7232 menunjukkan peningkatan hasil belajar pada kategori sedang. Dengan demikian, E-LKPD berbasis kearifan lokal suku Insana layak, praktis, dan efektif digunakan pada materi tradisi budaya masyarakat sekitarku kelas IV SDK Sekon.