Perkembangan media sosial yang semakin pesat telah memberikan pengaruh besar terhadap kehidupan peserta didik, baik dalam aspek sosial, budaya, maupun pendidikan. Di satu sisi, media sosial memberikan kemudahan dalam mengakses informasi dan sarana komunikasi, namun di sisi lain juga menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti menurunnya konsentrasi belajar, kecanduan penggunaan gawai, penyebaran informasi yang tidak valid, perilaku konsumtif, cyberbullying, serta menurunnya nilai-nilai moral dan etika. Kondisi ini menuntut adanya upaya yang efektif dalam membentuk karakter peserta didik agar mampu menggunakan media sosial secara bijak. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui inovasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran inovasi pembelajaran PAI dalam menanggulangi dampak negatif media sosial pada peserta didik. Inovasi pembelajaran PAI dilakukan melalui penerapan metode pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan berbasis teknologi, serta pengintegrasian nilai-nilai Islam dalam penggunaan media digital. Melalui pendekatan tersebut, peserta didik tidak hanya memperoleh pemahaman keagamaan secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai akhlak, tanggung jawab, dan literasi digital dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, guru PAI berperan sebagai pendidik, pembimbing, dan teladan dalam mengarahkan peserta didik agar lebih selektif dalam menerima informasi serta bijak dalam berinteraksi di media sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran PAI memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran peserta didik terhadap penggunaan media sosial yang sehat, produktif, dan sesuai dengan ajaran Islam. Dengan demikian, inovasi pembelajaran PAI dapat menjadi salah satu strategi yang efektif dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia, kritis, dan bertanggung jawab di era digital.