Abstrak ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh literasi keuangan dan teman sebaya terhadap perilaku belanja online mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) di HKBP Nommensen Pematangsiantar University. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perilaku konsumtif mahasiswa yang disebabkan oleh pesatnya perkembangan teknologi digital, kemudahan akses platform e-commerce, promosi penjualan online, serta pengaruh teman sebaya yang mendorong pembelian impulsif tanpa mempertimbangkan kondisi keuangan. Selain itu, rendahnya literasi keuangan membuat mahasiswa kurang mampu mengelola pengeluaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mengontrol perilaku belanja online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian terdiri dari seluruh mahasiswa FKIP yang berjumlah 2.489 mahasiswa, sedangkan sampel sebanyak 345 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap perilaku belanja online mahasiswa. Pengaruh teman sebaya juga memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku belanja online. Secara simultan, literasi keuangan dan teman sebaya berpengaruh signifikan terhadap perilaku belanja online mahasiswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa semakin baik literasi keuangan mahasiswa, maka perilaku belanja online akan semakin terkontrol, sedangkan pengaruh teman sebaya yang negatif dapat meningkatkan perilaku konsumtif dalam belanja online. Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan dan terciptanya lingkungan pertemanan yang positif penting untuk membantu mahasiswa mengelola keuangan secara bijak dan menghindari perilaku belanja online yang berlebihan.