Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya penerapan pembelajaran bermakna (meaningful learning) pada mata pelajaran IPAS di sekolah dasar. Proses pembelajaran masih didominasi pendekatan konvensional yang berpusat pada guru sehingga peserta didik lebih banyak menghafal dibandingkan memahami konsep secara mendalam. Selain itu, pemanfaatan media berbasis teknologi, khususnya video pembelajaran, masih belum dimaksimalkan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model meaningful learning berbasis video pembelajaran IPAS yang valid, praktis, dan efektif untuk peserta didik sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ASSURE yang meliputi tahap Analyze Learners, State Standards and Objectives, Select Methods, Media and Materials, Utilize Technology, Media and Materials, Require Learner Participation, serta Evaluate and Revise. Penelitian dilaksanakan pada peserta didik kelas IV SD Negeri 38 Palembang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Instrumen penelitian terdiri atas lembar validasi ahli, angket respon guru dan peserta didik, serta tes hasil belajar. Validasi produk dilakukan oleh ahli media dan ahli bahasa. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif untuk mengukur kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model meaningful learning berbasis video pembelajaran memperoleh kategori sangat valid, sangat praktis, dan efektif dengan ketuntasan belajar klasikal mencapai 92%. Model ini mampu meningkatkan keterlibatan aktif, motivasi belajar, serta pemahaman konsep IPAS peserta didik secara lebih bermakna. Selain meningkatkan hasil belajar, penggunaan video pembelajaran membantu peserta didik menghubungkan konsep IPAS dengan pengalaman sehari-hari sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik, interaktif, kontekstual, dan mudah dipahami. Dengan demikian, model yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar sebagai alternatif inovasi pembelajaran yang mendukung tercapainya tujuan pendidikan secara optimal.