Karakter religius merupakan aspek penting yang perlu dikembangkan pada siswa melalui proses pendidikan. Guru Pendidikan Agama Katolik memiliki peran strategis dalam menanamkan iman Kristen dan nilai-nilai moral yang berkontribusi pada pembentukan karakter religius siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Katolik dalam membentuk karakter religius siswa di SMP Swasta RK Fransiskus Xaverius Namorambe. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan penelitian terdiri dari seorang guru Pendidikan Agama Katolik, kepala sekolah, dan siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, triangulasi sumber, dan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Katolik memainkan peran penting sebagai pendidik iman dan moral dengan menyampaikan ajaran Katolik dalam bahasa yang sederhana dan mudah dipahami serta mengintegrasikan nilai-nilai moral Kristen ke dalam proses pembelajaran. Guru juga berperan sebagai pembimbing spiritual melalui kegiatan doa, refleksi iman, renungan, retret, dan berbagi Kitab Suci. Selain itu, mereka bertindak sebagai teladan kehidupan Kristen dengan menunjukkan sikap seperti kebaikan, kesabaran, disiplin, dan kepedulian terhadap siswa, sekaligus menumbuhkan karakter Kristen melalui berbagai kegiatan keagamaan di sekolah. Karakter keagamaan siswa tercermin dalam ketulusan mereka dalam berpartisipasi dalam doa dan ibadah, keterlibatan dalam kegiatan keagamaan, disiplin dan tanggung jawab, kepedulian terhadap orang lain, serta toleransi dan rasa hormat terhadap perbedaan. Oleh karena itu, guru Pendidikan Agama Katolik memainkan peran penting dalam membentuk karakter keagamaan siswa di SMP Swasta RK Fransiskus Xaverius Namorambe.