Penggunaan bahan ajar dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar masih cenderung bersifat umum dan belum mengintegrasikan budaya lokal yang dekat dengan kehidupan peserta didik. Kondisi ini menyebabkan rendahnya pemahaman siswa terhadap materi serta kurang optimalnya hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan LKPD berbasis kearifan lokal Adat Matetan dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas III SD GMIT Meu Amanuban Tengah. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen penelitian terdiri atas angket validasi ahli materi, ahli media, ahli bahasa, wawancara guru, serta tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Validasi ahli materi memperoleh persentase sebesar 85,94%, ahli media 96,1%, dan ahli bahasa 90%, yang seluruhnya berada pada kategori sangat valid. Hasil uji hipotesis menggunakan Paired Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest setelah penggunaan LKPD. Selain itu, hasil perhitungan N-Gain sebesar 0,6825 termasuk kategori sedang menuju tinggi, yang menunjukkan bahwa LKPD efektif meningkatkan hasil belajar peserta didik. Dengan demikian, LKPD berbasis kearifan lokal Adat Matetan dinyatakan layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.