The use of technology in learning is an effort to create more interesting learning activities that suit students' characteristics, one of which is animated video assisted by YouTube that presents material through a combination of visual and audio elements. This study aims to analyze the effect of animated video learning media assisted by YouTube on the learning interest of fourth-grade students in the IPAS (Natural and Social Sciences) subject at SDN 1 Kedungwaru. A quantitative approach with a Nonequivalent Control Group Design was used, involving 45 students consisting of 23 students in the experimental class and 22 students in the control class. Data were collected using a learning-interest questionnaire that had met validity and reliability criteria, then analyzed with Jamovi version 2.6.44. The results showed that the initial average learning-interest scores of the experimental and control classes were relatively similar (72.7 and 72.1). After treatment, the average score of the experimental class increased to 93.3, while the control class only reached 74.7. The Independent Samples T-Test on the posttest data obtained a significance value of p < 0.001, indicating a significant difference between the two groups. These findings indicate that animated video learning media assisted by YouTube contributes positively to increasing fourth-grade students' learning interest in the IPAS subject. Keywords: Learning Media, Learning Interest, IPAS, Animated Video, YouTube ABSTRAK Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran menjadi salah satu upaya untuk menciptakan kegiatan belajar yang lebih menarik dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Salah satu media yang dapat digunakan adalah video animasi berbantuan YouTube yang mampu menyajikan materi melalui kombinasi unsur visual dan audio. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran video animasi berbantuan YouTube terhadap minat belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri atas 45 siswa, yaitu 23 siswa kelas eksperimen dan 22 siswa kelas kontrol. Data diperoleh melalui angket minat belajar yang telah memenuhi kriteria valid dan reliabel, kemudian dianalisis menggunakan aplikasi Jamovi versi 2.6.44. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor minat belajar awal pada kelas eksperimen dan kelas kontrol relatif sama, yaitu 72,7 dan 72,1. Setelah perlakuan diberikan, rata-rata skor minat belajar kelas eksperimen meningkat menjadi 93,3, sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 74,7. Hasil Independent Samples T-Test pada data posttest memperoleh nilai signifikansi p < 0,001, yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan media pembelajaran video animasi berbantuan YouTube memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV SDN 1 Kedungwaru. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Minat Belajar, IPAS, Video Animasi, YouTube