Penerapan Kurikulum Merdeka membawa perubahan dalam proses pembelajaran, termasuk pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar. Pembelajaran IPAS tidak hanya berorientasi pada penguasaan konsep, tetapi juga mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, aktif, dan mampu mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan analisis mengenai pelaksanaan pembelajaran IPAS dalam penerapan Kurikulum Merdeka sebagai upaya untuk mengetahui sejauh mana implementasi kurikulum tersebut telah dilaksanakan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran IPAS dalam penerapan Kurikulum Merdeka di kelas IV SD Negeri Bulakamba 01. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru kelas IV, serta peserta didik. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran telah mengacu pada penyusunan Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), serta modul ajar sesuai dengan karakteristik peserta didik. Pelaksanaan pembelajaran menerapkan prinsip pembelajaran yang berpusat pada peserta didik melalui diskusi, tanya jawab, pengamatan, dan pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Sementara itu, evaluasi pembelajaran dilaksanakan secara berkelanjutan melalui asesmen awal, asesmen formatif, dan asesmen sumatif sebagai dasar pemberian umpan balik dan tindak lanjut pembelajaran. Meskipun masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan pemanfaatan media digital dan dokumentasi asesmen, secara keseluruhan implementasi pembelajaran IPAS dalam penerapan Kurikulum Merdeka di kelas IV SD Negeri Bulakamba 01 telah berjalan dengan baik sesuai dengan karakteristik Kurikulum Merdeka.