Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PEMBELAJARAN IPAS DALAM PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA DI KELAS IV SD NEGERI BULAKAMBA 01 Lukman Maulana; Novi Yuliyanti; Mu’amar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Posted
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.61927

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka membawa perubahan dalam proses pembelajaran, termasuk pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar. Pembelajaran IPAS tidak hanya berorientasi pada penguasaan konsep, tetapi juga mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, aktif, dan mampu mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan analisis mengenai pelaksanaan pembelajaran IPAS dalam penerapan Kurikulum Merdeka sebagai upaya untuk mengetahui sejauh mana implementasi kurikulum tersebut telah dilaksanakan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran IPAS dalam penerapan Kurikulum Merdeka di kelas IV SD Negeri Bulakamba 01. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru kelas IV, serta peserta didik. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran telah mengacu pada penyusunan Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), serta modul ajar sesuai dengan karakteristik peserta didik. Pelaksanaan pembelajaran menerapkan prinsip pembelajaran yang berpusat pada peserta didik melalui diskusi, tanya jawab, pengamatan, dan pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Sementara itu, evaluasi pembelajaran dilaksanakan secara berkelanjutan melalui asesmen awal, asesmen formatif, dan asesmen sumatif sebagai dasar pemberian umpan balik dan tindak lanjut pembelajaran. Meskipun masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan pemanfaatan media digital dan dokumentasi asesmen, secara keseluruhan implementasi pembelajaran IPAS dalam penerapan Kurikulum Merdeka di kelas IV SD Negeri Bulakamba 01 telah berjalan dengan baik sesuai dengan karakteristik Kurikulum Merdeka.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT DURIAN SEBAGAI BAHAN BAKU BRIKET BIOARANG UNTUK MENINGKATKAN NILAI EKONOMI DESA TAMIANG, KECAMATAN GUNUNGSARI Delia Rahmawati; Aninda Rhamadani; Adriana Meila Azkia; Ilyas Firmansyah; Mu’amar; Telly Rosdiyani
ABDIKARYA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdaaan Masyarakat Vol. 8 No. 02 (2026): ABDIKARYA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/abdikarya.v8i02.4985

Abstract

Limbah kulit durian di Desa Tamiang, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Serang belum dimanfaatkan secara optimal dan masih banyak terbuang. Kegiatan ini bertujuan memanfaatkan kulit durian menjadi briket bioarang sebagai bahan bakar alternatif dan meningkatkan nilai ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, dan evaluasi. Pembuatan briket dilakukan melalui pengeringan, karbonisasi, penghalusan, pengayakan, pencampuran arang dengan perekat tepung tapioka, pencetakan, pengepresan, dan pengeringan. Komposisi yang digunakan yaitu 3 bagian arang kulit durian dan 1 bagian perekat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat dapat memahami dan mempraktikkan proses pembuatan briket bioarang dari limbah kulit durian. Pemanfaatan ini dapat mengurangi limbah sekaligus menghasilkan produk yang memiliki nilai guna dan berpotensi meningkatkan nilai ekonomi masyarakat Desa Tamiang.