Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan status gizi peserta didik serta mendukung kualitas pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru dan siswa terhadap implementasi Program Makan Bergizi Gratis di SD Inpres Loka, Kabupaten Bantaeng. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, tujuh guru kelas, dan dua belas siswa, sehingga jumlah keseluruhan informan sebanyak 19 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, triangulasi metode, dan triangulasi teori, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dan siswa memiliki persepsi yang positif terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Program ini dinilai mampu membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa, meningkatkan semangat belajar, menciptakan suasana pembelajaran yang lebih kondusif, serta mengurangi rasa lapar selama proses pembelajaran. Meskipun demikian, penelitian juga menemukan beberapa kendala, yaitu keterlambatan distribusi makanan dan variasi menu yang belum sepenuhnya sesuai dengan selera seluruh siswa. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi secara berkelanjutan melalui peningkatan koordinasi antarpihak, ketepatan waktu distribusi, dan penyediaan menu yang lebih bervariasi agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat memberikan manfaat yang lebih optimal bagi peserta didik.