Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam pembentukan kepribadian peserta didik, khususnya dalam membangun etika berinteraksi di lingkungan sekolah. Pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), permasalahan etika berinteraksi antar siswa masih sering ditemukan, seperti kurangnya sikap saling menghargai, empati, dan tanggung jawab sosial. Mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memiliki peran strategisdalam menanamkan nilai-nilai karakter dan etika sosial yang berlandaskan Pancasila. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai etika berinteraksi melalui pendidikan karakter berbasis PPKn. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif yang menempatkan siswa sebagai subjek utama pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi perencanaan dan koordinasi dengan pihak sekolah, penyusunan materi, pelaksanaan seminar interaktif, diskusi kelompok, workshop, serta simulasi peran (role play). Pendekatan ini dirancang untuk mendorong keterlibatan aktif siswa serta membantu internalisasi nilai-nilai karakter secara lebih mendalam. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memberikan respons positif dan menunjukkan partisipasi aktif selama proses pelaksanaan. Terdapat peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep etika berinteraksi, sikap saling menghargai, serta kemampuan berkomunikasi secara lebih santun dan bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan ini turut berkontribusi dalam menciptakan iklim sosial sekolah yang lebih harmonis dan kondusif. Dengan demikian, kegiatan PKM ini dapat menjadi salah satu alternatif model implementasi pendidikan karakter melalui PPKn yang efektif dalam membangun etika berinteraksi siswa di lingkungan sekolah.