Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Gangguan Berbicara pada Penyandang Tunarungu di Cinere Depok (Kajian Psikolinguistik) Mardiana Mardiana; Tri Pujiati
Deiksis Vol 10, No 02 (2018): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.689 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v10i02.2421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tuturan fonologi pada penyandang tunarungu di Cinere Depok (2) mendeskripsikan bentuk bahasa isyarat pada penyandang tunarungu di Cinere Depok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian yaitu subjek tunggal usia 22 tahun. Hasil penelitian menunjukan bahwa subjek tunggal usia 22 tahun yang juga mengalami gangguan berbicara dan seorang penyandang tunarungu mampu melafalkan huruf vokal dengan baik, meskipun pada huruf konsonan ada beberapa huruf yang dilafalkan berubah seperti huruf B berubah menjadi P, E berubah menjadi R, G berubah menjadi E, K berubah menjadi A, Q berubah menjadi U, R berubah menjadi L, V berubah menjadi P, W berubah menjadi V, dan X berubah menjadi S. Pada wawancara ada huruf yang dilafalkan berubah seperti E, S, R, K, dan A serta hilang huruf seperti K, O, N, H, G, R, E, S, Y, B, A, I, dan T. Sedangkan pada bahasa isyarat dari subjek tunggal ini sudah sesuai dengan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO).  Kata kunci: Psikolinguistik, Gangguan Berbicara, Tunarungu, Fonologi, dan Bahasa Isyarat
Analisis Pemanfaatan Instagram sebagai Media Pemasaran dalam Meningkatkan Penjualan Pada 3G Carwash and Cafe Eatery  di Kota Samarinda Iin Parlina; Mardiana Mardiana
Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/mht2mm79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Instagram sebagai media pemasaran dalam meningkatkan penjualan pada 3G Carwash Cafe and Eatery di Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pemilik usaha, karyawan, dan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram dimanfaatkan sebagai media promosi melalui konten foto, video reels, story, serta promosi digital untuk memperkenalkan layanan carwash, suasana cafe, dan produk makanan serta minuman. Konten visual dan kerja sama dengan influencer terbukti membantu meningkatkan jangkauan promosi serta menarik minat konsumen. Selain itu, Instagram juga berperan dalam meningkatkan jumlah pelanggan melalui penyebaran informasi yang lebih cepat dan luas. Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Instagram masih menghadapi kendala berupa fluktuasi engagement serta keterbatasan variasi dan kreativitas konten dalam kegiatan promosi. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan media sosial yang lebih konsisten dan kreatif agar efektivitas pemasaran melalui Instagram dapat lebih optimal
PPKn Membangun Etika Berinteraksi Siswa Melalui Pendidikan Karakter Mardiana Mardiana; Indah Fuji Ningsih; Eka Nurjanah; Arip Rahman
JEMTRAMAS: Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2026): JEMTRAMAS Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat
Publisher : PT LABIQA NASHA MULTIKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam pembentukan kepribadian peserta didik, khususnya dalam membangun etika berinteraksi di lingkungan sekolah. Pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), permasalahan etika berinteraksi antar siswa masih sering ditemukan, seperti kurangnya sikap saling menghargai, empati, dan tanggung jawab sosial. Mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memiliki peran strategisdalam menanamkan nilai-nilai karakter dan etika sosial yang berlandaskan Pancasila. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai etika berinteraksi melalui pendidikan karakter  berbasis PPKn. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif yang menempatkan siswa sebagai subjek utama pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi perencanaan dan koordinasi dengan pihak sekolah, penyusunan materi, pelaksanaan seminar interaktif, diskusi kelompok, workshop, serta simulasi peran (role play). Pendekatan ini dirancang untuk mendorong keterlibatan aktif siswa serta membantu internalisasi nilai-nilai karakter secara lebih mendalam. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memberikan respons positif dan menunjukkan partisipasi aktif selama proses pelaksanaan. Terdapat peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep etika berinteraksi, sikap saling menghargai, serta kemampuan berkomunikasi secara lebih santun dan bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan ini turut berkontribusi dalam menciptakan iklim sosial sekolah yang lebih harmonis dan kondusif. Dengan demikian, kegiatan PKM ini dapat menjadi salah satu alternatif model implementasi pendidikan karakter melalui PPKn yang efektif dalam membangun etika berinteraksi siswa di lingkungan sekolah.