Pendahuluan: Pertumbuhan dan perkembangan bayi usia dini memerlukan perhatian yang menyeluruh, termasuk pemberian stimulasi yang tepat untuk mendukung kesehatan fisik dan emosional. Salah satu bentuk stimulasi yang efektif adalah pijat bayi, yang dapat meningkatkan berat badan melalui stimulasi hormon pencernaan, meningkatkan nafsu makan, kualitas tidur, serta mempererat hubungan emosional antara ibu dan bayi. Namun, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pijat bayi masih rendah, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan pijat bayi dengan peningkatan berat badan bayi usia 4-6 bulan di Klinik Sutji Medika. Metode: Penelitian ini menggunakan desain retrospektif dengan pendekatan observasional analitik. Data dikumpulkan pada bayi usia 4-6 bulan yang menerima pijat bayi di Klinik Sutji Medika pada Januari 2024. Teknik total sampling melibatkan 35 bayi. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Fisher's Exact Test dengan bantuan SPSS. Hasil: Sebagian besar bayi (85,71%) mengalami kenaikan berat badan setelah pijat bayi. Analisis Fisher's Exact Test menunjukkan hubungan signifikan antara intensitas pijat bayi dan peningkatan berat badan (p-value = 0,000). Bayi yang sering dipijat memiliki kenaikan berat badan yang lebih konsisten dibandingkan yang jarang dipijat. Simpulan: Pijat bayi secara signifikan berhubungan dengan peningkatan berat badan bayi usia 4-6 bulan. Intervensi ini juga mendukung kesehatan emosional dan hubungan antara ibu dan bayi. Edukasi tentang teknik pijat bayi yang aman dan benar perlu ditingkatkan untuk mengoptimalkan manfaatnya. Kata Kunci: Pijat Bayi, Berat Badan, Intervensi Nonfarmakologis.