Ketut Wiwik Fitriyani
Poltekkes Denpasar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN SELF-ACCEPTANCE DENGAN SELF MANAGEMENT PADA ORANG DENGAN HIV-AIDS (ODHA) DI PUSKESMAS BANJAR I BULELENG TAHUN 2025 I Dewa Putu Gede Putra Yasa; Ketut Wiwik Fitriyani; I Wayan Surasta
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 10 No 2 (2025): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/mjksb.v10i2.542

Abstract

Pendahuluan: Jumlah kasus HIV/AIDS di Indonesia terus meningkat setiap tahun, termasuk di Provinsi Bali, yang menempati posisi kelima tertinggi secara nasional. Meskipun pemerintah telah menyediakan layanan pengobatan seperti terapi Antiretroviral (ARV) dan program dukungan, capaian pengobatan masih rendah, dan tingkat kematian ODHA tetap tinggi. Hal ini menunjukkan pentingnya upaya dari dalam diri ODHA untuk meningkatkan kualitas hidup, salah satunya melalui self-management. Metoda: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-acceptance dengan self-management pada ODHA di wilayah kerja Puskesmas Banjar I, Kabupaten Buleleng. Desain penelitian ini yaitu deskriptif korelasi. Sampel berjumlah 52 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner Self-Acceptance Scale dan HIV Self-Management Scale. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki yaitu sebanyak 65,4%, dan rata-rata uisa 40.02 tahun. Mayoritas responden memiliki self-acceptance yang buruk (61,5%) dan self-management dalam kategori cukup (53,9%). Kesimpulan: Disimpulkan bahwa adanya hubungan signifikan positif sedang antara self-acceptance dan self-management (p: 0,000, r: 0,595).