Hikmal Akbar
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan Maskot PUSDA untuk Kampanye Sosial “Ayo Lawan Banjir” Bertema Pahlawan Super Hikmal Akbar; Mahimma Romadhona
ARDVIS Vol. 1 No. 3 (2025): Ardvis: Jurnal Artistik Riset Desain Komunikasi Visual
Publisher : oleh Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Arsitektur dan Desain, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maskot merupakan media visual yang berperan penting dalam menyampaikan pesan secara emosional dan persuasif kepada masyarakat luas. Dalam konteks kampanye sosial, maskot mampu membangun kedekatan dengan audiens melalui karakter yang mudah dikenali dan dikaitkan dengan nilai-nilai positif. Penelitian ini dilakukan untuk merancang maskot bertema pahlawan super yang digunakan dalam kampanye sosial pencegahan banjir di Surabaya, kota yang dikenal dengan semangat kepahlawanannya. Kampanye ini menyasar masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah usia 18–24 tahun, dengan pemanfaatan media sosial sebagai saluran utama penyebaran pesan. Proses perancangan diawali dengan studi karakter Cak Tirto dari PUSDA Jatim, wawancara dengan perwakilan instansi terkait, serta eksplorasi kreatif berdasarkan tokoh pahlawan lokal di Indonesia. Hasilnya adalah karakter Supertirto, sosok pahlawan lokal dengan desain terinspirasi dari elemen pahlawan super Indonesia seperti Goddam, Gatotkaca, dan Bima, serta nuansa khas aparatur sipil negara. Supertirto tampil sebagai figur kuat namun bersahabat yang membawa pesan edukatif secara visual dan emosional melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, dan YouTube. Evaluasi awal menunjukkan bahwa masyarakat menyambut positif kehadiran Supertirto dan menjadikannya sebagai panutan dalam bertindak, termasuk turut menyebarkan kampanye dan melakukan aksi nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya kolektif pencegahan banjir di Surabaya.