Anzalnadi Azzukhruf Fairly
STIMIK Tunas Bangsa Banjarnegara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MADRASAH IBTIDAIYAH MELALUI PELATIHAN CODING DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DI KECAMATAN BANJARNEGARA Heni Rahmawati; Anzalnadi Azzukhruf Fairly
Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia. Vol 5, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jpm.v5i1.2154

Abstract

Peningkatan kompetensi digital tenaga pendidik menjadi kebutuhan strategis di era transformasi teknologi, termasuk bagi guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang memiliki peran penting dalam membentuk dasar literasi digital peserta didik sejak usia dini. Hal ini relevan dengan adanya wacana bahwa pembelajaran coding akan diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah dasar. Namun, keterbatasan akses terhadap pelatihan dan sumber daya menyebabkan banyak guru MI khususnya di Kecamatan Banjarnegara, belum memiliki pemahaman yang cukup tentang coding dan artificial intelligence (AI). Melalui program pengabdian kepada masyarakat ini, dilakukan pelatihan terstruktur yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital guru MI di kecamatan Banjarnegara. Pelatihan ini diselenggarakan dengan pendekatan praktis berbasis proyek sederhana, menggunakan kombinasi metode ceramah interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung kepada guru MI di kecamatan Banjarnegara yang difasilitasi oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) MI. Evaluasi hasil dari pelatihan ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman para guru sebagai peserta pelatihan terhadap konsep dasar coding dan AI, serta kemampuan dalam mengaplikasikan coding sederhana dalam proses praktikum pembelajaran. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa melalui pelatihan pengenalan AI dan Coding dapat memperkuat kesiapan guru MI dalam menghadapi tuntutan perubahan kurikulum dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Program ini diharapkan menjadi model pengembangan kompetensi digital berkelanjutan di lingkungan pendidikan dasar, sejalan dengan arah kebijakan nasional.