Royenjel Siregar
Program Studi Teknik Sipil Universitas Medan Area

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP KINERJA PEKERJA PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT STELLA MARIS MEDAN Royenjel Siregar; Melloukey Ardan
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 01 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/7ktc0d92

Abstract

Dengan menerapkan teknologi pengendalian keselamatan dan Kesehatan kerja, diharapkan tenaga kerja akan mencapai Kesehatan fisik, daya kerja, dan tingkat Kesehatan yang tinggi.Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif, dengan menggunakan kuisioner sebagai pengumpulan data, sampel yang digunakan adalah 60 karyawan proyek pembanguan princetion boutique living, analisis data mengunakan uji regresi linier berganda menggunakan program software SPSS Versi2.6. Berdasarkan 9 uji SPSS, didapatkan hasil data tanggapan responden valid, reliabel, data tersebar normal, tidak terjadi multikolinieritas, dan terdapat pengaruh keselamatan dan kinerja karyawan. persamaan regresi linier berganda yang menunjukan arah pengaruh variabel (X1) dan (X2) terhadap variabel (Y) yaitu : Y = 41,606 + 0,266X1 + 0,144X2. Semakin tinggi pengaruh posif variabel keselamatn kerja dan Kesehatan kerja maka kinerja karyawan akan semakin tinggi. Terdapat pengaruh antara keselamatan kerja (X1) terhadap kinerja karyawan(Y). Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikan 0,029 < 0.05 dan diketahui nilai R Square sebesar 0,509. Nilai ini mengandung arti bahwa pengaruh keselamatan kerja(X1) terhadap kinerja pekerja karyawan (Y) adalah sebesar 50,9% sisanya 49,1% pengaruh antara Kesehatan kerja (X2) terhadap kinerja karyawan(Y). Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikan 0,003 < 0.05 dan diketahui nilai R Square sebesar 0,509. Nilai ini mengandung arti bahwa pengaruh Kesehatan kerja (X2) terhadap kinerja pekerja karyawan (Y) adalah sebesar 50,9% sisanya 49,1%. Semakin baik keselamatan dan Kesehatan kerja maka kinerja karyawan akan semakin tinggi.