p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik Silitek
Andi Bustan Didi
Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Parepare

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISA RATING CURVE PASCA REHABILITASI JARINGAN IRIGASI D.I SADDANG SUB UNIT JAMPUE KABUPATEN PINRANG Andi Abdullah Mahmud; Rahmawati; Andi Bustan Didi; Hakzah; Kasmaida
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/0r7fb729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan rating curve setelah rehabilitasi jaringan irigasi D.I. Saddang Sub Unit Jampue di Kabupaten Pinrang. Rehabilitasi bertujuan untuk meningkatkan efisiensi distribusi air, yang sangat penting untuk mendukung produktivitas pertanian. Metode yang digunakan meliputi pengukuran tinggi muka air dan debit aliran di beberapa titik strategis sebelum dan sesudah rehabilitasi. Data yang dikumpulkan dianalisis untuk menentukan hubungan antara tinggi muka air dan debit aliran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam rating curve pasca rehabilitasi, yang mencerminkan peningkatan efisiensi sistem irigasi. Petani melaporkan peningkatan hasil panen berkat perbaikan distribusi air. Penelitian ini juga menegaskan bahwa penggunaan metode rating curve sangat efektif dalam mengevaluasi performa sistem irigasi dan dapat menjadi acuan bagi pengelolaan sumber daya air di masa depan. Berdasarkan hasil analisis, disarankan agar dilakukan pemantauan berkala terhadap kinerja sistem irigasi dan pengembangan infrastruktur lebih lanjut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pengelolaan irigasi di Kabupaten Pinrang, serta mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. 
ANALISIS NILAI EFISIENSI SALURAN DI DAERAH SADDAGSTUDI KASUS : UPT LANGNGA KABUPATEN PINRANG Andi Bustan Didi; Bustanul Arifin; Ramhawati; Hakzah; Hendro Widarto
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/8vkbvx08

Abstract

Irigasi Saddang merupakan jaringan irigasi di Kelurahan Mattiro Sompe. Pengaliran air disaluran tidak efisien disebabkan adanya kerusakan yang terjadi pada kemiringan dasar saluran, sehingga kecepatan aliran tidak efesiensi akibat terjadi kekurangan air dihilir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi saluran primer, sekunder dan tersier. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif yaitu dapat dihitung atau diukur langsung yang dinyatakan dengan angka atau bilangan. Waktu penelitian pada bulan Februari 2025. Dari hasil analisis diperoleh nilai efisiensi rata-rata pada saluran primer Langnga 82,2%, dengan debit 22,45 m³/dtk, saluran sekunder Langnga 80,23%, dengan debit 1,26 m³/dtk, saluran tersier Langnga 73,81%, dengan debit 0,048 m³/dtk.
ANALISIS NILAI EFISIENSI SALURAN DI DAERAH IRIGASI SADDANG UPT LANGNGA KABUPATEN PINRANG Andi Bustan Didi; Bustanul Arifin; Rahmawati
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/0jhc1y17

Abstract

Irigasi Saddang merupakan jaringan irigasi di Kelurahan Mattiro Sompe. Pengaliran air disaluran tidak efisien disebabkan adanya kerusakan yang terjadi pada kemiringan dasar saluran, sehingga kecepatan aliran tidak efesiensi akibat terjadi kekurangan air dihilir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi saluran primer, sekunder dan tersier. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif yaitu dapat dihitung atau diukur langsung yang dinyatakan dengan angka atau bilangan. Waktu penelitian pada bulan Februari 2025. Dari hasil analisis diperoleh nilai efisiensi rata-rata pada saluran primer Langnga 82,2%, dengan debit 22,45 m³/dtk, saluran sekunder Langnga 80,23%, dengan debit 1,26 m³/dtk, saluran tersier Langnga 73,81%, dengan debit 0,048 m³/dtk.