p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik Silitek
Muhammad Nasir
Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Parepare

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KUAT TEKAN DAN DURABILITAS BETON SETELAH TERPAPAR SUHU TINGGI 400°C , 500°C, 600°C Abu Dzar Al Amin; Muhammad Nasir; Hendro Widarto
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/86m73g36

Abstract

Meningkatnya angka kebakaran bangunan di Indonesia setiap tahun, terutama di kota-kota besar, menjadi acuan penelitian ini. Hal ini dapat mempengaruhi setiap konstruksi, termasuk struktur beton pada bangunan. Beton, yang memiliki kekuatan tekan dan durabilitas tinggi, dapat mengalami penurunan kinerja saat terpapar suhu tinggi akibat kebakaran, yang memicu perubahan fisik dan kimia seperti retak, kehilangan kelembaban, dan melemahnya ikatan semen-agregat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh paparan suhu tinggi 400°C, 500°C, dan 600°C terhadap kuat tekan dan durabilitas beton dengan menggunakan metode eksperimental di Laboratorium Mekanika Tanah Universitas Muhammadiyah Parepare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu pembakaran berpengaruh signifikan terhadap kuat tekan dan durabilitas beton. Kuat tekan beton menurun dari 26,04 MPa pada kondisi normal menjadi 18,87 MPa pada 400°C, 13,02 MPa pada 500°C, dan 11,61 MPa pada 600°C. Sementara itu, durabilitas beton yang diukur melalui keausan meningkat dari 22,50% pada kondisi normal menjadi 29,43% pada 400°C, 37,71% pada 500°C, dan 40,98% pada 600°C, menunjukkan penurunan kualitas beton seiring bertambahnya suhu.
EVALUASI KEMUDAHAN BERJALAN KAKI (WALKABILITY) DI PUSAT PERKOTAAN (STUDI KASUS JALAN SULTAN HASANUDDIN PASAR SENGGOL KOTA PAREPARE) Agung Setiawan; Muhammad Nasir; Hendro Widarto
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/fj6hc356

Abstract

Jalan Sultan Hasanuddin Pasar Senggol Kota Parepare memiliki aktivitas pejalan kaki yang tinggi, namun kondisi trotoar kurang memadai dan sering terhalang aktivitas lain. Hal ini memengaruhi tingkat kemudahan berjalan kaki, sehingga perlu dilakukan evaluasi untuk menilai kenyamanan, keselamatan, dan aksesibilitas pejalan kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik pejalan kaki dan kinerja walkability dengan menggunakan metode kuantitaif dengan dengan pengukuran Global Walkability Index (GWI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pejalan kaki di Jalan Sultan Hasanuddin Kota Parepare beragam dari segi usia, jenis kelamin, tujuan perjalanan, dan frekuensi penggunaan, dengan mayoritas berasal dari kelompok usia produktif yang menggunakan trotoar untuk aktivitas harian. Namun, hasil evaluasi menunjukkan nilai walkability hanya 50,72 atau kategori buruk, yang menandakan fasilitas pejalan kaki belum memenuhi standar kenyamanan, keamanan, dan aksesibilitas. Rendahnya kualitas ini dipengaruhi oleh konflik dengan kendaraan bermotor, minimnya rambu dan ruang hijau, serta kurangnya fasilitas pendukung seperti tempat duduk dan peneduh. Selain itu, trotoar sering dialihfungsikan menjadi area parkir, tempat usaha informal, dan pemasangan reklame, sehingga mengurangi fungsi utama sebagai ruang publik bagi mobilitas pejalan kaki.