p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik Silitek
Arsul
Program Studi Teknik Informatika Universitas Pasifik Morotai

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SISTEM INFORMASI INVENTARIS BARANG PADA DISDUKCAPIL KABUPATEN PULAU MOROTAI Wahyu M Thaib; Miswar Papuangan; Alwadud Lule; Arsul
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/z7mbgb21

Abstract

Penggunaan teknologi informasi sangat penting untuk mencapai apa yang menjadi tujuan untuk meningkatkan pengelolaan kinerja termasuk pengelolaan inventaris barang. Inventaris barang merupakan suatu kegiatan pencatatan barang sekaligus mengolah data-data persediaan barang yang dimiliki. Inventaris barang memiliki tujuan untuk memberikan tanda pengenal bagi barang atau aset yang ada. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pulau Morotai belum memiliki sistem yang mampu menyediakan informasi inventaris barang. Dalam pengelolaan pendataan inventaris barang masih menggunakan pendataan tulis tangan dibuku dan pendataan menggunakan Microsoft Excel. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun sistem informasi inventaris barang yang berguna untuk memudahkan dalam pengelolaan data inventaris barang dengan lebih efektif dan efisien serta menyediakan fitur laporan inventaris barang. Perancangan sistem informasi inventaris barang menggunakan model System Development Life Cycle (SDLC). Metode ini menerapkan pendekatan terstruktur dengan mengikuti semua langkah yang ada. Sedangkan pengujian sistem menggunakan black box testing. Pengujian black box dilakukan untuk mengeksekusi sistem berdasarkan test case design yang telah dirancang untuk memeriksa hasilnya apakah sesuai atau tidak dengan kondisi input dan output yang diharapkan. Hasil pengujian menunjukan bahwa sistem informasi inventaris barang dapat memudahkan dan meningkatkan kinerja pegawai Disdukcapil dalam melakukan pengelolaan pendataan barang, pencarian barang, dan pelaporan inventaris barang yang lebih efektif dan efisien.
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT ANEMIA MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING Muhammad Ridha Sabadar; Miswar Papuangan; Alwadud Lule; Arsul
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 03 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/s67sar92

Abstract

Sistem pakar (expert system) adalah sistem yang mengadopsi pengetahuan manusia ke dalam komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh ahli atau pakar. Sistem pakar saat ini telah dibuat untuk memecahkan berbagai macam permasalahan dalam berbagai bidang, salah satunya dibidang kesehatan yakni permasalahan diagnosis yang didasarkan pada gejala-gejala yang teramati. Anemia merupakan suatu kondisi dimana terjadi penurunan kadar hemoglobin (Hb) atau sel darah merah (eritrosit) sehingga menyebabkan penurunan kapasitas sel darah merah dalam membawa oksigen. Beberapa jenis penyakit anemia diantarannya anemia defisiensi besi, anemia aplastik, dan anemia kronis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat sistem pakar diagnosa penyakit anemia menggunakan metode forward chaining. Forward chaining adalah suatu metode pengambilan keputusan yang umum digunakan dalam sistem pakar. Proses pencarian dengan metode forward chaining berangkat dari kiri ke kanan, yaitu dari premis menuju kepada kesimpulan akhir, sering juga disebut data driven yaitu pencarian dikendalikan oleh data yang diberikan. Cara kerja sistem pakar dengan metode forward chaining yaitu berdasarkan rule. Setiap rule terdiri dari dua bagian yaitu IF adalah fakta-fakta (gejala) dan THEN adalah kesimpulan atau hipotesis (penyakit). Pengujian sistem menggunakan black box. Pengujian black box dilakukan untuk menguji perangkat lunak dari segi spesifikasi fungsional tanpa menguji desain dan kode program. Pengujian untuk mengetahui apakah fungsi masukan dan keluaran dari perangkat lunak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan. Hasil pengujian menunjukan bahwa sistem pakar yang telah dirancang dan dibuat memberikan kemudahan dalam penggunaan diagnosa dan dapat digunakan dimana saja karena diaplikasikan berbasis smartphone android, serta dapat dijalankan secara offline.