Sistem pakar (expert system) adalah sistem yang mengadopsi pengetahuan manusia ke dalam komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh ahli atau pakar. Sistem pakar saat ini telah dibuat untuk memecahkan berbagai macam permasalahan dalam berbagai bidang, salah satunya dibidang kesehatan yakni permasalahan diagnosis yang didasarkan pada gejala-gejala yang teramati. Anemia merupakan suatu kondisi dimana terjadi penurunan kadar hemoglobin (Hb) atau sel darah merah (eritrosit) sehingga menyebabkan penurunan kapasitas sel darah merah dalam membawa oksigen. Beberapa jenis penyakit anemia diantarannya anemia defisiensi besi, anemia aplastik, dan anemia kronis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat sistem pakar diagnosa penyakit anemia menggunakan metode forward chaining. Forward chaining adalah suatu metode pengambilan keputusan yang umum digunakan dalam sistem pakar. Proses pencarian dengan metode forward chaining berangkat dari kiri ke kanan, yaitu dari premis menuju kepada kesimpulan akhir, sering juga disebut data driven yaitu pencarian dikendalikan oleh data yang diberikan. Cara kerja sistem pakar dengan metode forward chaining yaitu berdasarkan rule. Setiap rule terdiri dari dua bagian yaitu IF adalah fakta-fakta (gejala) dan THEN adalah kesimpulan atau hipotesis (penyakit). Pengujian sistem menggunakan black box. Pengujian black box dilakukan untuk menguji perangkat lunak dari segi spesifikasi fungsional tanpa menguji desain dan kode program. Pengujian untuk mengetahui apakah fungsi masukan dan keluaran dari perangkat lunak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan. Hasil pengujian menunjukan bahwa sistem pakar yang telah dirancang dan dibuat memberikan kemudahan dalam penggunaan diagnosa dan dapat digunakan dimana saja karena diaplikasikan berbasis smartphone android, serta dapat dijalankan secara offline.